
Manokwari, TopbNews.com – Bawaslu Provinsi Papua Barat mengungkapkan terdapat Empat Kabupaten di Wilayah Papua Barat yang masuk dalam tingkat kerawanan sedang pada Tahapan Pemungutan dan Perhitungan Suara.
Kordiv P2H Bawaslu Papua Barat, Menahen Sabarofek mengatakan, keempat wilayah tersebut yakni Kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, Fakfak dan Teluk Wondama.
“Bawaslu hanya melakukan pemetaan terkait kerawanan yang ada di Provinsi Papua Barat. Sesuai data yang ada ini terjadi secara terukur pada pemilu 2024, dimana empat daerah dalam posisi rawan sedang adalah Kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, Fakfak dan Teluk Wondama. Sedangkan lainnya rawan rendah”, jelas Sabarofek, usai Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Partisipatif dan Peluncuran Hasil Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Ballroom Hotel Aston Niu, Manokwari, Sabtu (31/8).
Sabarofek mengingatkan, meski berada dalam tingkat kerawanan sedang dan rendah, namun seluruh komponen tidak serta merta terbuai dengan hasil pemetaan. Sebab pemetaan ini memberikan gambaran analisis agar semua pihak diajak berpartisipatif dan mengambil langkah mitigasi supaya pemilihan kedepan bisa diantisipasi.
“Pada tahapan ini, politik uang tidak bisa kita pungkiri yang paling rawan di semua daerah. Bahkan tertinggi di Kabupaten Fakfak. Namun tidak bisa kita bilang berpotensi tetapi secara terukur berdasarkan data yang diterima”, ujarnya.
Dengan melihat potensi kerawanan yang ada, Bawaslu mengajak semua pihak ada dalam
Pengawasan partisipatif pemilu dengan melibatkan kader-kader pengawasan. Dan mengajak semua pihak baik Ormas, Paguyuban, dan Pemerintah Daerah serta menggandeng pers dalam penguatan pemberitaan.
“Termasuk netralitas ASN, TNI/Polri, dimana terjadi pada pemilu februari kemarin. Oleh karenanya, ini pasti ditertibkan agar pihak-pihak yang sesungguhnya menjaga netralitas tidak lagi memberikan keberpihakan kepada calon tertentu”, pungkasnya.
Penulis : Tesan