
Manokwari, TopbNews.com – Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Manokwari menggelar Pelatihan Perbengkelan Nelayan Kabupaten Manokwari 2023, yang berlokasi di Inggandi, Distrik Manokwari Timur, Rabu (20/9).
Ketua Organisasi Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Manokwari, Yotham Dedaida menyatakan, tujuan digelarnya pelatihan ini karena Bapera melihat kurangnya pemahaman para nelayan dalam perawatan sarana perahu dan Motor tempel.
”Saya sangat mengapresiasi perhatian pemerintah dimana banyak sekali bukti nyata adanya bantuan perahu dan juga motor tempel bagi para masyarakat nelayan, namun sayangnya masyarakat kita ini masih kurang pengetahuan dalam menjaga dan merawat bantuan- bantuan yang telah mereka terima,” tutur Yotham
Dikatakannya Bapera bergerak untuk melihat hal kecil yang berdampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat nelayan tradisional di pesisir Kabupaten Manokwari.
“Contohnya bodi bocor kecil, atau mesin rusak di bagian-bagian tertentu yang dapat menghambat nelayan tersebut untuk mencari. Hal ini yang menjadi dorongan bagi Bapera untuk segera mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan yang terjadi,” ujar Yotham.

Lebih lanjut Yotham mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan pelatihan perbengkelan nelayan.
“Harapannya, melalui pelatihan perbengkelan ini, peserta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan serta bermanfaat bagi lingkungan dalam peningkatan nilai ekomomi,” harapnya.
Senada dengan itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat, Jacobis Ayomi menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Bapera.
“Saya rasa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para nelayan karena melalui pelatihan ini mereka akan mendapatkan pengetahuan, pengalaman dan dapat membangun komunikasi dengan nelayan lain, hal ini tentunya dapat menjawab ekonomi mereka secara tidak langsung,” kata Jacobis mewakili Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.
Diketahui sebanyak 30 peserta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Para peserta sebagain besar tinggal di pesisir Kabupaten Manokwari. (*)
Penulis : Marthina Marisan