
Manokwari, TopbNews.com – Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRP-PB) Periode 2023-2028, Martina Sawi, berkomitmen untuk menjadi Garda terdepan bagi kaum Perempuan Papua.
Perwakilan Perempuan asal Kabupaten Kaimana ini, komitmen Perjuangkan Hak Perempuan Asli Papua.
“Saya sudah berniat bahwa setelah saya dilantik Saya akan siap menjadi Garda terdepan untuk kaum perempuan terlebih khusus perempuan asli Papua. Saya tidak akan pernah tinggalkan mereka. Saya tetap melangkah, bersatu memegang tangan mereka bersama dan kita melangkah karena kita sama-sama perempuan yang sedang berjuang”, ujar Martina Sawi kepada awak media usai dilantik Wamendagri bersama 28 Anggota MRPB lainnya, Kamis (9/11) malam di Auditorium PKK Papua Barat.
Terkait pesan Wamendagri bagi perwakilan perempuan, Martina Sawi mengatakan, kekerasan terhadap perempuan akan menjadi skala prioritas baginya.
“Kekerasan kepada perempuan menjadi perhatian khusus saya secara pribadi. Kekerasan terjadi pasti ada sebab akibat maka akan kami sikapi secara baik. Sehingga penyelesaiannya dilakukan secara benar, baik secara hukum adat maupun hukum positif. Kalaupun sampai tidak ada titik temunya, kami tetap harus berdiri untuk membela kaum perempuan”, terangnya.

Pada kesempatan itu, Martina Sawi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengutus dan mendukungnya sehingga dapat duduk di kursi Lembaga Kultur Orang Asli Papua.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Suku, Dewan Adat Kabupaten Kaimana, Bapak Bupati Kaimana dan Ketua Pampil yang telah melaksanakan tugas kurang lebih 6 bulan. Saya menghargai Bapak Gubernur Pj Papua Barat, Dewan Adat Papua Barat serta semua komponen Perempuan Papua yang telah mendukung saya hingga saat ini”, ucapnya.
Ia menambahkan, siap bekerja dan akan menjunjung tinggi tugas baru yang diemban untuk membangun Perempuan Asli Papua, Perempuan Indonesia di Tanah Papua.
Penulis : Tesan