
Manokwari, TopbNews.com – Gelombang demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia beberapa hari terakhir kerap menimbulkan kericuhan. Namun, hal berbeda terlihat di Papua Barat.
Dua hari aksi yang digelar mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat di Manokwari berlangsung damai tanpa gesekan maupun tindakan anarkis.
Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, menilai keberhasilan menjaga situasi kondusif ini merupakan hasil kerja keras aparat TNI dan Polri.
“Luar biasa aksi demo kemarin dan hari ini. Beberapa kali aksi di Manokwari selalu berlangsung aman dan tertib. TNI-Polri telah bekerja keras membantu pemerintah daerah sehingga kondisi tetap terkendali”, ujarnya.
Ia menambahkan, sejak kemarin hingga malam hari, aparat keamanan tetap berjaga penuh untuk memastikan rasa aman masyarakat.

Kehadiran Kapolda Papua Barat dalam aksi pertama dan Wakapolda pada aksi berikutnya juga menjadi bukti keseriusan institusi keamanan dalam mengawal aspirasi rakyat.
“Atas nama lembaga dan pribadi, kami sampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri yang selalu menjaga kita”, kata Wonggor.
Apresiasi senada datang dari Wakil Ketua II DPR Papua Barat, Syamsudin Seknun. Menurutnya, aksi damai tersebut memperlihatkan adanya komunikasi yang baik antara aparat dan peserta demonstrasi.
“Di daerah lain terjadi kerusuhan bahkan perusakan fasilitas umum. Tapi di Papua Barat, mahasiswa mampu menyampaikan aspirasi secara bermartabat, dan aparat juga mengawal dengan pendekatan persuasif. Ini patut kita syukuri”, tegasnya.
Syamsudin menyampaikan penghargaan kepada Kapolda Irjen Pol Johnny Isir, Pangdam XVIII/Kasuari, Kapolresta Manokwari, dan Kabinda Papua Barat yang dinilainya berperan besar menjaga situasi tetap tenang.
Ia menegaskan, tuntutan mahasiswa dan masyarakat akan segera ditindaklanjuti.
“DPRP akan rapat internal dalam satu-dua hari ke depan. Aspirasi yang menjadi kewenangan daerah akan kami tangani di sini, sedangkan tuntutan untuk pemerintah pusat akan kami kawal hingga ke Jakarta”, jelasnya.
Politisi yang juga Ketua Majelis Wilayah KAHMI Papua Barat itu menegaskan, seluruh pimpinan dan anggota DPR Papua Barat tetap berada di Manokwari untuk mendengar langsung suara rakyat.
“Kami tidak akan meninggalkan masyarakat. Kami hadir dan siap memperjuangkan aspirasi mereka”, tutupnya. (*)
Penulis : Rian & Erik