
Maybrat, TopbNews.com – Buahnya kecil, berwarna putih kehijauan bila masih muda. Tapi akan berubah agak kuning kemerahan bila sudah matang dan siap dimakan.
Uniknya, buah ini hanya dijumpai di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
Oleh masyarakat setempat buah ini disebut buah Armon. Buah ini sangat mirip dengan buah jambu air yang berukuran kecil. Rasanya pun sangat mirip, manis ada asam dan sedikit sepat bila matang.
Tapi bila anda menyukai asam, maka buah Armon bisa anda coba. Saya jamin, pasti anda akan makan sambil menutup mata karena rasa kecutnya yang kuat.
Namun ingat, bagi anda pecinta rica garam, anda tidak diperbolehkan makan buah Armon dengan racikan tersebut, karena dipercaya bisa merusak buahnya.
Ketua Lembaga Masyarakat Adat, (LMA) Kabupaten Maybrat, Alfons Kambu menuturkan, buah yang memiliki rasa khas ini, tumbuh alami dan hanya ada di Kabupaten Maybrat.

“Buah Armon ini hanya tumbuh di Maybrat. Saat saya berkunjung ke daerah lain saya tidak menemukan buah seperti ini. Tapi bila ditanam ditempat lain juga bisa tumbuh. Rasanya manis bila sudah matang dan kecut bila masih mentah,” katanya.
Alfons menambahkan, buah Armon akan berbuah sepanjang tahun saat berakhirnya musim hujan dan awal musim panas.Dipercaya oleh masyarakat bahwa saat pembukaan lahan baru untuk pembangunan rumah atau perkantoran, buah Armon akan tumbuh secara alami tanpa ditanam.

“Jadi Buah ini tidak mengenal musim untuk bebuah, dia akan berbuah terus sepanjang tahun saat musim hujan selesai dan masuk musim panas, terus kalau penduduk buka lahan untuk bangun rumah atau kantor buah ini akan tumbuh sendiri,” ungkap Alfons.
Buah Armon memiliki bentuk pohon yang cukup rindang dan tidak memiliki dahan yang banyak serta memiliki bentukan daun seperti pohon pucuk merah.
Nah, bagi anda yang sempat berkunjung ke Kabupaten Maybrat dan penasaran dengan rasa dari buah Armon, anda bisa mencobanya!. (*)
Penulis : Marthina Marisan