Festival Durian, 28 Ribu Durian Didatangkan Langsung dari Ambon

Pengunjung Festival durian di Kota Jayapura tengah memilih buah durian yang berada di salah satu tenda. Sebanyak 28 ribu durian langsung didatangkan dari Ambon. (Foto: Natalia/ TopbNews.com)

Jayapura,TopbNews – Dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan Gedung Gereja Elim Toisapu yang ada di Ambon, Provinsi Maluku, sekaligus memperingati HUT Patimura ke-206, Ikatan Keluarga besar Masilouw dan keluarga besar  Maluku (Ikemal) di Papua menggelar acara Festival Durian di PTC Entrop, Kota Jayapura.

Sekitar 28 ribu buah durian didatangkan langsung dari Ambon dalam Festival Durian yang berlangsung selama 2 hari, 25 – 26 April 2023.

Pengunjung dapat membeli tiket dengan harga Rp.300 ribu untuk 2 orang, dan tiket Rp.1 juta untuk 6 orang, langsung di lokasi.

“Bagi pengunjung yang telah membeli tiket baik Rp. 300 ribu maupun Rp. 1 Juta bisa makan durian sampai puas, tapi tidak diijinkan bawa pulang,” kata Rani Marthen Souhuwat, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, kepada wartawan di PTC entrop, selasa (25/4).

Panitia lanjut Marthen, telah menyediakan tiket sebanyak 1000 lembar tiket, diantaranya tiket Rp. 300 ribu sebanyak 700 lembar, dan tiket Rp. 1 Juta sebanyak 300 lembar.

Sementara itu, Ketua Ikemal Papua, Cristian Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan masyarakat Maluku yang ada di Papua sehingga pembangunan Gedung Gereja Elim Toisapu yang ada di Kota Ambon dapat berjalan dengan lancar.

“Kedepannya kita kemas acara festival ini dengan baik dan kita jadikan ini sebagai program tahunan Ikemal Papua, kami Pengurus Ikemal siap mendukung,” ujarnya.

Cristian menambahkan, kegiatan festival tersebut tidak hanya ceremonial belaka, tetapi ada nilai seni dan budaya yang dibangun, dimana pengunjung tidak hanya menikmati durian asli dari Maluku, tetapi juga mereka dapat menyaksikan tarian adat dari Maluku, yang dipentas saat acara festival berlangsung. 

“Semoga dengan festival ini masyarakat yang ada di Papua dapat merasakan durian asli dari Maluku, juga menikmati indahnya tarian adat dari tanah Maluku,” tuturnya.

Acara Festival Durian dibuka langsung pemerintah Kota Jayapura yang diwakilkan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jayapura, Widi Hartanti.

Widi mengaku pemerintah Kota Jayapura sangat mendukung penuh kegiatan tersebut. Apalagi festival tersebut digagas untuk pembangunan tempat ibadah.

“Atas nama pemerintah Kami, sangat apresiasi dengan Ikemal Papua yang telah menggas acara Festival durian, serta dikemas dengan berbagai tarian adat dari Maluku. Kami sangat mendukung penuh terhadap kegiatan sosial semacam ini,” ungkapnya.

Sementara itu ketua panitia HUT Patimura yang juga ketua komisi II DPRD Kota Jayapura, Mega Nikijuluw mengapresiasi kegiatan Festival Durian yang digelar juga dalam rangkaian HUT Patimura ke-206.

“Diharapkan partisipasi dari semua warga Maluku yang ada di kota Jayapura sehingga kita beramai ramai mendukung penggalangan dana bagi pembangunan Gereja Elim di toisapu didesa pamala Maluku,” tandanya.

Penulis : Natalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!