
Pdt. Sherly Parinusa saat memyampaikan khotbah dalam Paskah SMA/SMK Se-Kota Manokwari di Aula Unipa (Foto : Hengki/ Topbnews.com)
Manokwari, Topbnews.com – Sekitar 500 pelajar mengikuti Perayaaan Paskah SMA/SMK Se-Kota Manokwari yang diinisiasi Papua Talent Comunity di Aula Unipa, Rabu (12/4).
Perayaan digelar dalam Ibadah bersama yang diisi dengan puji-pujian bersama pemimpin pujian, dimeriahkan penari tamborin dan choir yang semakin menambah sukacita perayaan Paskah.
Pelayan Firman, Pdt. Sherly Parinusa sebelum memulai khotbahnya mengapresiasi Pdt. Tandiranda dan panitia yang telah mengumpulkan anak muda penerus bangsa untuk memuliakan Tuhan.
“Saya bersyukur untuk anak-anak muda yang mau datang di tempat ini, yang siap menjadi orang yang luar biasa strategis bagi Tuhan di kota Manokwari,” ucapnya.

Sukacita Pemimpin Pujian dan Choir saat menyanyikan puji-pujian (Foto : Hengki/Topbnews.com)
Dalam Khotbahnya yang terambil pada Kitab Mazmur 139:1-24, pelajar diajak untuk belajar menerima dan mensyukuri apapun yang sudah Tuhan berikan.
“Ada yang merasa berbeda karena kulitnya, rambutnya, postur tubuhnya, sehingga tidak mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan. Rambut keriting mau diluruskan, rambut lurus mau kasih keriting, kulit hitam mau kasih putih. Jangan ubah-ubah apa yang Tuhan sudah beri, harus bersyukur,” ungkapnya.
Pendeta Sherly menambahkan, dunia punya standar atas orang-orang di dunia, tapi surga memiliki standar atas hidup manusia.
“Standar Surga bukan yang dilihat oleh manusia tetapi standar Surga adalah hati yang tersembunyi,” ujarnya.
Lebih lanjut Pendeta Sherly mengkritik gaya hidup anak muda saat ini yang dinilainya terlalu jauh dari Tuhan.
“Tuhan mengenal hatimu, mengetahui apapun yang engkau lakukan dan mengerti pikiranmu dari jauh. Karena itu, berperilakulah yang sopan dan ikuti Firman Tuhan. Kalau salah siap ditegur, dan kalau salah siap diubah,” tutur Pendeta Sherly.

Ibadah Paskah SMA/SMK Se-Kota Manokwari dihadiri sekitar 500 pelajar (Foto : Hengki/Topbnews.com)
Ia berharap, anak muda yang hadir dalam Ibadah Perayaan Paskah ini, akan membawa transformasi bagi kota Manokwari.
“Janganlah takut melangkah, karena Tuhan menjaga dan melingkupi keluar masuk hidupmu,” doa Pendeta Sherly Parinusa.
Penulis : Tesan