Kabupaten Asmat Akhirnya Miliki RSUD Berstandar Nasional

Pj. Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo bersama Bupati Asmat dan Direktur RSUD melihat ruangan di RSUD Perpetua Jimomber Safanpo yang diresmikan penggunaannya oleh Pj. Gubernur Papua Selatan, Minggu (12/3). (Foto: Istimewa/ TopbNews.com)

Asmat, TopbNews- Pj. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Bupati Asmat, Elisa Kambu, Minggu (12/3) meresmikan beroperasinya RSUD Asmat. Rumah sakit yang kemudian diberi nama Perpetua Jimomber Safanpo itu dibangun di atas lahan seluas 100.000 M2 serta memiliki 100 tempat tidur.

Di hadapan Pj. Gubernu Papua Selatan dan Bupati Asmat, DIrektur Rumah Sakit, drg. Yenny Y. Young mengatakan RSUD Perpetua Jimomber Safanpo, merupakan relokasi dari rumah sakit lama (RSUD Agats).  Kehadiran rumah sakit ini, menurut Yenny, diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan yang sesuai standar kesehatan.

“Masyarakat sekarang bisa merasakan pelayanan kesehatan yang nyaman, bermutu, berorientasi keselamatan pasien, serta berstandart nasional,” kata Yenny sembari menambahkan pembangunan rumah sakit dimulai sejak 2016 silam.

Sejak 4 Januari 2023, RSUD sudah mulai beroperasi karena izin Operasional Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan dair Kementerian Kesehatan telah turun sejak 2022. Rumah sakit ini juga dilengkapi dengan 32 gedung pelayanan dan gedung pendukung lainnya. Selain bersumber dari Dana Alokasi Khusus, Dana Insentif Daerah, Dana Otsus dan Dana Alokasi Umum, sejumlah fasilitas dibangun Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Kabupaten Asmat. “Ada juga bantuan dari Kementerian Sosial berupa panel surya untuk penerangan selasar rumah sakit dan mesin pengolahan air siap minum,” tambah Yenny.

Pj. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menandatangani prasasti RSUD Perpetua J. Safanpo saat peremian rumah sakit.

Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu mengapresiasi hadirnya rumah sakit ini. Menurut Kambu, sengaja memilih nama Perpetua J. Safanpo untuk mengenang jasa perawat pertama di Asmat itu. “Ya, ini bukan karena pak wakil bupati atau pak penjabat gubernur. Tapi saya yang usul. Setelah saya tanya ke masyarakat siapa perawat pertama di Asmat, mereka jawab ibu kandung pak Wakil Bupati Asmat dan Pak Penjabat Gubernur Papua Selatan. Jadi sudah, kita pakai nama beliau untuk mengenang jasa-jasa beliau selama mengabdi,” ucap Kambu.

Pj. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanfo, mengaku bangga dengan rumah sakit berstandar nasional ini. Apalahi rumah sakit telah dilengkapi dengan sejumlah peralatan dan fasilitas kesehatan berstandar nasional. “Tadi saya berkeliling. Saya lihat semua sudah bagus sekali. Alat-alatnya lengkap sudah standart nasional,” ungkap Apolo sembari berterima kasih kepada pihak yang telah mendukung pembanguan rumah sakit ini. (*)

Penulis: Natalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!