
Manokwari, TopbNews.com – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare mengajak siswa SMA YAPIS Manokwari berani menolak ajakan negatif, menjauhi narkoba, serta memilih lingkungan pergaulan yang sehat.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda dalam program Polisi Peduli Pendidikan di SMA YAPIS Manokwari, Senin (2/11/2026).
Kapolda menegaskan pelajar tidak perlu takut melapor apabila mengetahui penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Ia mengingatkan agar siswa tidak mencoba menghadapi pelaku secara langsung. Informasi dapat disampaikan melalui guru, orang tua, pihak sekolah, atau langsung ke kepolisian melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses gratis 24 jam.
Kegiatan juga diisi sesi tanya jawab interaktif. Sejumlah siswa antusias bertanya terkait penindakan penjualan vape yang mengandung zat berbahaya, peran orang tua dalam pencegahan narkoba, faktor penyebab seseorang terjerumus narkoba, hingga langkah yang harus dilakukan apabila mengetahui peredaran narkoba di lingkungan sekolah.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Kapolda menekankan pentingnya keterlibatan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat dalam memberikan edukasi, pengawasan, serta pendampingan kepada generasi muda.
Kapolda menegaskan komitmen Polda Papua Barat untuk terus memperkuat program Polisi Peduli Pendidikan melalui kunjungan ke sekolah-sekolah, edukasi kamtibmas, pencegahan narkoba dan kenakalan remaja, serta membangun komunikasi terbuka dengan pelajar.
Selain itu, Kapolda menjelaskan korban penyalahgunaan narkoba memiliki kesempatan mendapatkan penanganan dan pemulihan melalui rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, serta pendampingan pascarehabilitasi agar dapat kembali hidup sehat dan produktif.
Sebagai bentuk dukungan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan, Kapolda menyerahkan bantuan masker dan alat tes narkoba kepada SMA YAPIS Manokwari untuk dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama Kapolda, jajaran Polda Papua Barat, pihak sekolah, serta siswa-siswi SMA YAPIS Manokwari.

Melalui kegiatan ini diharapkan pelajar semakin memahami bahaya narkoba, berani melapor, serta mampu menjadi generasi muda yang disiplin, berprestasi, dan memiliki masa depan cerah. (*/TOP-01)