
Bintuni, TopbNews.com – Pemkab Teluk Bintuni melalui Kesbangpol menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi 80 tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda dan perempuan, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan dibuka Sekretaris Kesbangpol, Kenny R.A. Kindewara dengan narasumber Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Teluk Bintuni Ansyar dan Ketua Bawaslu Teluk Bintuni Sopiah Tokomadoran.
Ketua Panitia, Jhoni Asmuruf mengatakan kegiatan merupakan tugas pemda untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang demokrasi, hak dan kewajiban politik, serta peran menjaga kualitas politik daerah.
Peserta lintas unsur dipilih agar pengetahuan tidak berhenti di ruang sosialisasi, tetapi diteruskan ke masyarakat.

Kenny menegaskan pendidikan politik tidak boleh hanya menjelang pemilu, melainkan harus berkelanjutan.
“Harapan kami kegiatan seperti ini terus dilakukan setiap tahun. Kita perlu memberi pencerahan agar seluruh elemen memiliki kesadaran kuat dalam penyelenggaraan politik di Teluk Bintuni,” ujarnya.
Menurutnya, tokoh adat, agama, masyarakat, pemuda dan perempuan strategis sebagai penghubung informasi politik sehingga harus memahami politik secara benar agar tidak terjadi kekeliruan informasi.
Kesbangpol juga menyasar kelompok berbeda, termasuk pelajar melalui koordinasi dengan sekolah, sehingga pendidikan politik menjadi proses berkelanjutan.

Kegiatan mengacu pada UUD 1945 Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 28, UU No.2/2011 tentang Partai Politik, UU No.7/2017 tentang Pemilu, UU No.2/2021 tentang Otsus Papua, dan Permendagri No.36/2010.
Di Teluk Bintuni, pendidikan politik strategis karena menyangkut keterlibatan masyarakat adat, pemuda, perempuan, serta penghormatan hak politik warga agar demokrasi tertib, damai, dan berintegritas. (*)
Penulis: Marthina Marisan