Warga Yakati-Yensei Apresiasi Kesbangpol dan Minta Dinas Lain Turun ke Kampung

Bintuni, TopbNews.com – Kehadiran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Teluk Bintuni melalui sosialisasi wawasan kebangsaan di Kampung Yakati dan Yensei, Distrik Wamesa, mendapat apresiasi masyarakat.

Bagi warga, ini kegiatan pertama kalinya yang digelar langsung di kampung mereka.

Kepala Kampung Yakati, Petrus Wasyani menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Kesbangpol.

“Atas nama masyarakat Kampung Yakati, saya sampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kesbangpol. Saya sebagai kepala kampung merasa bangga karena baru kali ini hal seperti ini terjadi di kampung saya,” ujar Petrus.

Menurutnya, materi yang disampaikan bukan hanya menambah wawasan kebangsaan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang jauh dari pusat kota.

Petrus berharap kegiatan ini menjadi awal perhatian pemerintah yang lebih luas. Ia meminta dinas-dinas teknis juga turun langsung ke kampung-kampung.

“Harapan saya, dinas-dinas terkait di Kabupaten Teluk Bintuni kiranya bisa melakukan hal yang sama di kampung kami,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Baperkam Kampung Yakati, Simson Mansumbauw. Ia menyebut kedatangan pemerintah sebagai berkat bagi warga.

“Kami mengharapkan pemerintah kabupaten membuka mata dan melihat kekurangan yang kami sampaikan hari ini,” ujarnya.

Tokoh adat dan pemuda Kampung Yensei, Natali Fimbay mengatakan kegiatan seperti ini belum pernah ada selama beberapa tahun terakhir.

Ia menilai kehadiran pemerintah langsung ke kampung penting untuk mendengar kebutuhan warga dari dekat.

Natali menyebut sejumlah kebutuhan mendesak di Yakati dan Yensei, antara lain air bersih, pembangunan rumah, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Di bidang kesehatan, pelayanan masih mengandalkan Pustu dengan tenaga perawat. Kunjungan dokter belum rutin dan hanya sekitar satu kali dalam sebulan.

“Sebagai tokoh adat, kami mengusulkan kepada pemerintah supaya memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tutur Natali.

Warga berharap kehadiran Kesbangpol menjadi pintu awal bagi OPD lain untuk turun ke kampung, mendengar keluhan, dan menghadirkan program sesuai kebutuhan di lapangan.

Bagi masyarakat, perhatian pemerintah akan lebih bermakna ketika tidak hanya datang dalam bentuk kebijakan dari kota, tetapi juga hadir langsung di kampung-kampung. (*)

Penulis: Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!