
Manokwari, TopbNews.com – Dalam rangka Hari Jadi Polwan ke-78 Tahun 2026, Polwan Polda Papua Barat menggelar kegiatan “Polwan Peduli Stunting” di Posyandu Maria, Kampung Katebu, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Papua Barat.
Kegiatan dihadiri Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Dr. Sulastiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Kepala BKKBN Provinsi Papua Barat, Pakor Polwan Polda Papua Barat, serta 40 personel Polwan. Turut hadir 63 warga dan 71 anak balita peserta Posyandu Maria.
Rangkaian diawali sambutan Kadinkes Provinsi Papua Barat yang menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini dan program “Genting” dari BKKBN.

Wakapolda Brigjen Pol Sulastiana dalam sambutannya mengajak semua pihak peduli stunting. “Gerakan Orang Tua Asuh adalah upaya nyata bersama untuk bantu penuhi gizi dan kesehatan anak,” ujarnya.
Dilanjutkan pemberian bantuan vitamin kepada orang tua dan balita oleh Wakapolda bersama Polwan. Dinkes Provinsi juga memberikan materi pemberian biskuit padat gizi berupa 8 keping/hari untuk usia 6 bulan – 1 tahun, dan 12 keping/hari untuk usia 1 tahun ke atas, tetap dengan ASI.
Pakor Polwan mengisi kuis interaktif untuk orang tua guna edukasi pola asuh dan pemenuhan gizi. Polwan juga membagikan makanan ringan dan masker untuk dewasa serta balita.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, menegaskan pencegahan stunting harus dimulai dari pemenuhan gizi, cek kesehatan rutin, ASI, dan pola asuh tepat.
“Polri melalui Polwan Polda Papua Barat berkomitmen hadir memberikan kontribusi positif. Stunting tidak bisa ditangani satu pihak. Butuh sinergi pemerintah, TNI-Polri, nakes, BKKBN, kader Posyandu, keluarga dan masyarakat,” katanya.

“Melalui HJP ke-78 ini kami berharap kegiatan sosial seperti ini memberi manfaat langsung. Mari bersama jaga kesehatan dan masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bagian pengabdian Polwan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Papua Barat. (*/TOP-01)