
Bintuni, TopbNews.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara menyerukan insan pers di daerah itu membangun kebersamaan dan kekompakan. Pesan disampaikan saat mengunjungi Booth PWI di Pameran Inovasi HUT ke-81 RI dan mengisi Podcast bersama PWI, Kamis (13/8/2026).
Joko menekankan semangat SERASI, visi misi bersama Bupati Yohanis Manibuy, harus tercermin di internal pers.
“Insan pers juga harus serasi. Jangan baku-baku marah. Wartawan harus kompak,” tegasnya.
“Jangan baku-baku marah, tetapi baku sayang. Bangun negeri ini harus baku sayang,” lanjutnya.
Wabup meminta pers aktif memberitakan aktivitas Pemkab, termasuk kegiatan Bupati bersama Forkopimda, baik di Teluk Bintuni maupun di luar daerah seperti Manokwari dan Jakarta.
“Ke mana pun langkah beliau pergi, aktivitas yang dilakukan saya mohon pers angkat terus. Supaya masyarakat tahu bahwa Bupati ini ada dan melakukan sesuatu untuk negeri ini,” katanya.
Menurutnya, pemberitaan aktif dan berimbang membantu masyarakat memahami program pembangunan Tanah Sisar Matiti.
Joko juga menyinggung isu dana hibah. Ia meminta informasi kebijakan disampaikan sesuai aturan dan mekanisme, tidak sepihak.
“Semua itu ada aturan mainnya. Jadi jangan bicara di belakang-belakang,” ujarnya.

Soal kualitas berita, ia meminta wartawan selektif dan menjaga etika.
“Ada berita-berita yang kurang bagus, wartawan harus jaga. Barang-barang yang tidak baik jangan kasih masuk. Berita ini semua orang nonton, jadi tidak boleh,” tegasnya.
Ia menekankan profesionalisme dan moralitas penting dalam kerja jurnalistik. Wartawan dituntut cepat, tapi juga menjaga kualitas dan dampak berita.
Joko menegaskan kekompakan bukan berarti menghilangkan sikap kritis. Pers tetap punya tanggung jawab menyampaikan informasi dengan akurasi dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Membangun Teluk Bintuni membutuhkan kebersamaan, bukan perpecahan,” pungkasnya. (*)
Penulis: Marthina Marisan