Bupati Yohanis: Kontingen Teluk Bintuni Bidik Juara Sekaligus Jadi Wajah Ramah Pesparani Papua Barat 2026

Bintuni, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, lepas 230 anggota Kontingen Teluk Bintuni di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati, Distrik Manimeri, Sabtu (4/7/2026).

Ia tetapkan 2 target besar: raih prestasi sekaligus jadi duta keramahan tuan rumah Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat 2026.

“Target kita bukan hanya berdiri di podium juara. Yang lebih penting, kita harus jadi tuan rumah yang baik. Sambut tamu dengan senyum, layani dengan tulus, tunjukkan masyarakat Teluk Bintuni ramah, santun, dan menjunjung persaudaraan,” tegas Yohanis.

Ia minta seluruh peserta tampil percaya diri, disiplin, dan penuh sukacita sebagai wujud syukur kepada Tuhan.

“Biarlah peserta dari kabupaten lain pulang membawa kesan bahwa Teluk Bintuni punya kontingen hebat dan masyarakat yang menghargai tamu,” ujarnya.

Bupati juga ingatkan jaga kekompakan, kesehatan, dan nama baik daerah selama kegiatan.
“Berikan kemampuan terbaik hasil latihan. Raih prestasi setinggi-tingginya dan jadilah kebanggaan Teluk Bintuni,” pesannya.

Ketua Kontingen Teluk Bintuni, Nurdiana Lingara laporkan, Teluk Bintuni ikut di 13 cabang lomba. Mulai paduan suara, mazmur, Cerdas Cermat Rohani CCR, hingga Bertutur Kitab Suci.

230 orang diberangkatkan terdiri dari peserta, pelatih, official, pendamping, nakes, dan panitia. Semua sudah jalani pembinaan teknis, mental, disiplin, dan penguatan iman.

Ketua LP3KD Teluk Bintuni, Yohanes Asmorom tambah, Pesparani bukan cuma lomba seni liturgi. Ini ruang pembinaan karakter, iman, dan persaudaraan umat Katolik. Persiapan sudah dilakukan mulai seleksi, pemusatan latihan, pembinaan spiritual, hingga koordinasi dengan Pemkab, Kemenag, dan Gereja.

Dengan pelepasan ini, Kontingen Teluk Bintuni resmi emban 2 misi: ukir prestasi di Pesparani IV dan sukseskan Teluk Bintuni sebagai tuan rumah. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!