
Manokwari, TopbNews.com – Kontingen Provinsi Banten tiba di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (17/6/2026) siang untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV.
Dalam ajang nasional tersebut, Banten membidik medali emas pada sejumlah kategori lomba yang diikuti.
Ketua I Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Banten, Jhoni Martisan, mengatakan kontingennya datang ke Manokwari dengan target meraih hasil terbaik.
“Targetnya emas. Semua targetnya emas”, kata Jhoni kepada wartawan usai tiba di Bandara.
Ia menjelaskan, Banten mengikuti sejumlah kategori lomba, yakni Paduan Suara Dewasa Campuran, Solois Anak, dan Solois Remaja. Menurutnya, seluruh peserta telah menjalani persiapan secara maksimal sebelum diberangkatkan ke Manokwari.
Jhoni juga mengungkapkan, keberangkatan kontingen Banten ke Papua Barat merupakan sebuah kebanggaan sekaligus rasa syukur mengingat tingginya biaya transportasi menuju Manokwari.
“Kami bersyukur bisa berangkat karena tiket pesawat ke Manokwari cukup berat”, ujarnya.
Ia menambahkan, pada Pesparawi Nasional sebelumnya yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kontingen Banten berhasil meraih medali emas di sejumlah kategori.
Capaian tersebut menjadi motivasi untuk kembali menorehkan prestasi pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
Menurut Jhoni, jumlah peserta yang akan memperkuat kontingen Banten di Pesparawi Nasional XIV diperkirakan sekitar 60 orang. Sebagian peserta dijadwalkan tiba secara bertahap hingga 20 Juni 2026.
“Yang ikut ke Manokwari kemungkinan hanya 60-an orang”, katanya.
Selain optimistis menghadapi perlombaan, Jhoni juga mengapresiasi sambutan yang diberikan panitia dan masyarakat Papua Barat kepada seluruh kontingen yang tiba di Manokwari.
“Penyambutannya bagus”, ujarnya.
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari akan mempertemukan kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia untuk berkompetisi dalam berbagai kategori lomba paduan suara dan vokal. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarumat Kristen di Tanah Air. (*)
Penulis : Rian Lahindah