Bupati Yohanis Manibuy: Generasi Muda GKI Papua Jadi Agen Perubahan Adaptif dan Berintegritas

Teluk Bintuni, TopbNews.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy mengajak generasi muda Kristiani di Tanah Papua menjadi agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai iman dan karakter Kristiani.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Pelantikan Panitia Rapat Kerja I DPP Forum Generasi Muda (FGM) GKI di Tanah Papua Tahun 2026 di Gedung Gereja GKI Lahai-Roi, Kalikodok, Teluk Bintuni, Selasa (9/6/2026).

Yohanis mengapresiasi FGM GKI yang dinilai konsisten membina generasi muda Papua. Menurutnya, FGM berperan strategis membentuk pemuda yang kritis, kreatif, berintegritas, dan tetap berakar pada nilai kekristenan di tengah perubahan global.

“FGM GKI dapat menjadi wadah pembinaan agar generasi muda tidak hanya aktif dalam pelayanan gerejawi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Teluk Bintuni saat ini fokus pada transformasi dan peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Di usia ke-23 tahun, tantangan daerah makin kompleks dan butuh generasi muda yang adaptif, melek teknologi, serta berjiwa pemimpin.

“Generasi muda Kristiani perlu dipersiapkan menjadi pribadi beriman, berkarakter, berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjawab tantangan zaman,” tegas Yohanis.

Ia menitipkan pesan kepada pengurus FGM GKI agar terus meningkatkan kapasitas pemuda Bintuni sebagai kader gereja sekaligus kader pembangunan daerah.

“Pesan dari saya, izin menitipkan adik-adik di Bintuni untuk ditingkatkan kapasitas kepemimpinan dan kualitas dirinya,” katanya.

Lebih lanjut, Yohanis menekankan masa depan Papua butuh anak muda yang unggul intelektual, peduli sosial, berintegritas, menguasai teknologi, dan berwawasan luas. Generasi muda gereja harus jadi tulang punggung kemandirian dan motor penggerak perubahan, sejalan dengan tema pelayanan GKI: Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja dalam Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan.

“Saya harap raker ini lahirkan gagasan kreatif, inovatif, dan transformatif untuk tingkatkan SDM Papua, memperkuat peran pemuda dalam pembangunan, serta membangun kolaborasi gereja, pemerintah, dan masyarakat,” harapnya.

Raker I DPP FGM GKI Tahun 2026 akan digelar di Teluk Bintuni Oktober mendatang dan dihadiri enam DPW serta 32 DPC FGM GKI se-Tanah Papua. Kegiatan ini dinilai selaras dengan visi Teluk Bintuni SERASI: religius, harmonis, produktif, sejahtera, dan inovatif.

“Saya percaya bila nilai Kristiani dipadukan dengan semangat pelayanan, kerja keras, inovasi, dan kolaborasi, generasi muda Papua akan jadi kekuatan besar pembawa perubahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP FGM GKI di Tanah Papua Petronela Krenak, menyebut pelantikan panitia bukan sekadar seremonial, melainkan tonggak penting membangkitkan semangat pelayanan dan kepemimpinan generasi muda GKI.

Petronela mengapresiasi dukungan Pemkab Teluk Bintuni, Ia menyebut Raker I akan dihadiri ribuan pemuda-pemudi dari berbagai jemaat GKI se-Tanah Papua dan ditutup dengan deklarasi komitmen bersama menjaga persatuan dan membangun Papua yang damai.

Menurutnya, raker tidak hanya jadi forum konsolidasi organisasi dan penyusunan program, tetapi juga sarana memperkuat peran generasi muda gereja dalam membangun SDM Papua yang mandiri, berkarakter, dan siap hadapi tantangan pembangunan. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!