Ratusan Jemaat Padati KPI HUT ke-28 GKI Ebenhaezer, Pemkab Bintuni Dorong Gereja Jaga Persatuan

Bintuni, TopbNews.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menunjukkan dukungan dan perhatian terhadap kehidupan kerohanian masyarakat dengan menghadiri Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Jemaat GKI Ebenhaezer Sigerau Bintuni yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun SP IV Argosigemerai, Senin (11/5/2026) malam.

Ratusan jemaat dan masyarakat memadati lokasi kegiatan yang berlangsung penuh sukacita dan kekhidmatan. Perayaan tersebut mengusung tema “Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan.”

Bupati Teluk Bintuni melalui Staf Ahli Bidang Pengawasan, Victor E. Ririhena menegaskan bahwa pemerintah daerah memandang Gereja sebagai mitra penting dalam menjaga persatuan, membangun moral masyarakat, dan menciptakan kehidupan sosial yang damai di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Perjalanan 28 tahun ini bukan waktu yang singkat. Ada doa, pengorbanan, serta pelayanan tulus para hamba Tuhan yang terus menjaga iman umat di tengah berbagai keterbatasan”, ujarnya.

Ia mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan iman dan karakter masyarakat.

Karena itu, pemerintah berharap Gereja terus mengambil peran dalam membina generasi muda serta menjaga nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

“Gereja bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga tempat menghadirkan damai sejahtera, pengharapan, dan kasih dalam kehidupan sosial masyarakat”, tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Victor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelayan Gereja yang selama ini konsisten membantu masyarakat dan menjaga keharmonisan kehidupan umat.

Sementara itu, Sekretaris Klasis GKI Teluk Bintuni, Pdt. Johanis Lanta, menilai tema yang diangkat dalam perayaan tersebut memiliki makna strategis karena mengajak gereja untuk semakin mandiri dan aktif menghadirkan keadilan serta kesejahteraan bagi masyarakat.

Ia mengingatkan agar perbedaan pendapat tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan harus dijadikan kekuatan untuk mempererat persaudaraan antar jemaat dan masyarakat.

“Kami berharap gereja tetap menjadi rumah bersama yang terbuka bagi semua orang tanpa memandang latar belakang”, katanya.

Pdt. Johanis juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, panitia, majelis jemaat, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan HUT ke-28 GKI Ebenhaezer Sigerau Bintuni.

Perayaan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah dan gereja dalam menjaga kedamaian serta membangun masyarakat Teluk Bintuni yang harmonis dan sejahtera. (*)

Penulis : Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!