Puncak Arus Mudik Lebaran, 1.200 Penumpang Padati KM Gunung Dempo

Manokwari, TopbNews.com – Puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Manokwari mulai terlihat pada Minggu, 15 Maret 2026 sore tadi. Sebanyak 1.200 penumpang yang akan pulang kampung ke wilayah Sulawesi dan Pulau Jawa memadati kapal penumpang KM Gunung Dempo yang sandar di Pelabuhan Manokwari.

Kapal milik PT Pelni tersebut menjadi salah satu armada terakhir yang berangkat dari Papua, khususnya Manokwari, menuju wilayah Sulawesi dan Pulau Jawa menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala PT Pelni Cabang Manokwari, Yusuf, mengatakan KM Gunung Dempo menjadi pilihan utama para pemudik karena jadwal keberangkatannya memungkinkan penumpang tiba di Pulau Jawa sebelum Lebaran.

Kepala PT Pelni Cabang Manokwari, Yusuf (Foto : TopbNews.com)

Menurutnya, jumlah penumpang yang naik dari Pelabuhan Manokwari mencapai sekitar 1.200 orang, yang sebagian besar merupakan masyarakat yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Sementara itu, Kapten KM Gunung Dempo, Asep Soparya, menjelaskan bahwa kapasitas maksimal kapal saat ini mencapai 2.201 penumpang. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Jayapura menuju Manokwari dengan membawa sekitar 1.600 penumpang.

Kapten KM Gunung Dempo, Asep Soparya (Foto : TopbNews.com)

Namun sebagian penumpang telah turun di beberapa pelabuhan yang disinggahi kapal, seperti Nabire dan Wasior, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Manokwari dan tujuan berikutnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, PT Pelni juga memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen bagi para penumpang. Program diskon tersebut berlaku di seluruh pelabuhan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan transportasi laut secara aman, nyaman, dan lebih terjangkau untuk pulang ke kampung halaman merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga. (*/TOP Kontri01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!