
Yapen, TopbNews.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Serui, melayani 2,670 penumpang selama musim mudik lebaran tahun 2026.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang Pelni Serui, Whendy Richard Imkotta, saat ditemui awak media di Pelabuhan Domine Izak Samuel Kijne Serui, Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Minggu (15/3/2026) malam.
Whendy menyampaikan, pada suasana mudik lebaran di pelabuhan Serui, terjadi lonjakan penumpang namun tidak begitu signifikan.
Pasalnya, jika dibandingkan dengan tahun lalu, posisi penumpang di arus mudik lebaran mencapai angka 2,628.
“Sedangkan di tahun ini, ada sekitar 2,670 penumpang yang melaksanakan mudik lebaran. Jadi ada peningkatan jumlah penumpang tapi tidak begitu signifikan”, kata Whendy.

Pantauan langsung di Pelabuhan Serui terlihat cukup padat dengan banyaknya aktivitas para penumpang dan lainnya.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari PT Pelni Serui tercatat, jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Serui mencapai sekitar 500 hingga 600 orang.
Sementara itu, penumpang lanjutan tercatat sekitar 1.170 orang, dengan jumlah penumpang on board atau yang berada di atas kapal sekitar 1.800 lebih.
Para penumpang menggunakan KM Ciremai yang baru tiba di Serui dari Pelabuhan Biak.
Whendy mengatakan bahwa kapal KM Ciremai menjadi satu-satunya kapal pada puncak angkutan mudik Lebaran tahun 2026 di Pelabuhan Serui, sehingga banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan perjalanan.
Pihak PT Pelni Serui bersama kru kapal mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mengatur jadwal keberangkatan sesuai informasi resmi dari PT Pelni.
Penumpang juga diingatkan untuk membeli tiket secara resmi dan tidak memaksakan diri naik kapal tanpa tiket demi menjaga keamanan serta kenyamanan selama pelayaran.
Sebagai informasi, jadwal pelayaran kapal berikut di Pelabuhan Serui, akan tersedia pada tanggal 4 April 2026 dengan KM Dobonsolo dengan tujuan Jayapura, dan akan kembali dari Jayapura menuju Serui pada 6 April 2026. (*/TOP Kontri02)