
Manokwari, TopbNews.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari mengintensifkan pengawasan terhadap pangan yang beredar di pasaran. Produk yang banyak dikonsumsi saat berbuka puasa hingga parcel menjelang Idulfitri menjadi fokus utama pemeriksaan.
Kepala BPOM Manokwari, Agustince Werimon mengatakan, pengawasan Ramadan dilakukan dalam lima tahap dan digelar setiap minggu selama bulan puasa.
“Setiap minggu kami turun melakukan pengawasan. Untuk Ramadan ini total ada lima tahap, dan minggu ini sudah masuk tahap pertama”, ujar Agustince, Jumat (27/2).
Ia menjelaskan, pengawasan menyasar produk pangan kemasan, bingkisan atau parcel hari raya, serta jajanan takjil yang dijual untuk berbuka puasa. Petugas memeriksa masa kedaluwarsa, izin edar, hingga kondisi kemasan atau potensi kerusakan produk.
“Kami ingin memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat saat berbuka maupun yang dijadikan parcel benar-benar aman dan memenuhi ketentuan”, tegasnya.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah peredaran produk kedaluwarsa, rusak, atau tidak memiliki izin edar resmi yang dapat membahayakan konsumen.
Khusus untuk takjil, BPOM tidak hanya melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada pedagang, tetapi juga melakukan uji cepat (rapid test) langsung di lapangan.
Pengujian dilakukan dengan empat parameter utama, yakni mendeteksi kandungan boraks, formalin, serta pewarna tekstil yang kerap disalahgunakan pada pangan.
“Takjil ini pangan siap saji dengan masa simpan singkat. Proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian harus memperhatikan prinsip keamanan pangan. Karena itu kami lakukan edukasi sekaligus pengujian langsung di tempat”, jelasnya.
Agustince mengakui, dalam dua tahun terakhir masih ditemukan penggunaan pewarna tekstil pada sejumlah produk dengan alasan ekonomi.
Namun setiap temuan langsung ditindaklanjuti dengan pembinaan terhadap pelaku usaha.
“Setiap temuan pasti kami tindak lanjuti dengan pembinaan. Pengawasan ini rutin kami lakukan setiap Ramadan untuk melindungi masyarakat,” katanya.
Melalui pengawasan intensif ini, BPOM Manokwari menegaskan komitmennya memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, sehat, dan nyaman tanpa khawatir terhadap keamanan pangan yang di konsumsi. (*)
Penulis : Marthina Marisan