
Manokwari, TopbNews.com – Selama pelaksanaan Operasi Patuh Mansinam Tahun 2026 tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat mencatat sebanyak 18 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Papua Barat.
Dari jumlah tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, 17 orang mengalami luka berat, dan 12 orang mengalami luka ringan. Sementara kerugian material justru mengalami peningkatan dibandingkan Operasi Lilin Tahun 2025. Tercatat sekitar Rp36,5 juta menjadi Rp64,5 juta pada Operasi Patuh Mansinam Tahun 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Arief Bahtiar, menjelaskan meskipun kerugian material meningkat, secara umum terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan dengan Operasi Lilin Mansinam pada Desember 2025.
“Jumlah kecelakaan turun dari 22 kejadian menjadi 18 kejadian. Korban meninggal dunia juga menurun dari lima orang menjadi dua orang,” ujarnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan serta disiplin dalam berlalu lintas, terlebih menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026.
Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas, saling bertoleransi antar pengemudi, serta mematuhi aturan demi menciptakan keamanan dan keselamatan bersama. Dukungan dan peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Papua Barat. (TOP-01)