
Manokwari, TopbNews.com – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Padarni mendapat apresiasi khusus Wakil Ketua I DPR Kabupaten Manokwari periode 2024–2029, Johani Brian Alpristha Makatita.
Ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan terselenggaranya Musrenbang pada Februari, yang dinilai sebagai langkah maju perencanaan pembangunan daerah.
“Kami atas nama DPRK mengucapkan terima kasih. Ini luar biasa, karena bisa terlaksana di bulan Februari. Ini langkah kemajuan yang baik untuk Kabupaten Manokwari. Kita tidak mau lagi terlambat seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya di Padarni, Rabu (18/2/2026).
Komitmen Tepat Waktu dan Sinergi DPRD serta Pemda Menurut Johani, selama dua tahun terakhir proses perencanaan belum berjalan maksimal.
Namun tahun ini, ia melihat adanya perbaikan signifikan. Ia berharap sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah terus diperkuat agar penyusunan APBD tidak lagi molor.
Ia bahkan mengungkap bagaimana pembahasan APBD tahun sebelumnya dilakukan hingga malam pergantian tahun.

“Teman-teman sampai tidak ibadah 31 malam karena kita tutup APBD tanggal 31 pukul 21.00 malam. Ke depan, kita berharap proses ini bisa berjalan lebih baik dan tidak terlambat lagi,” ujarnya.
Johani juga menegaskan fokus pembangunan tahun 2027 akan diarahkan pada sektor infrastruktur, sehingga usulan dari masyarakat Kelurahan Padarni diharapkan benar-benar menyasar kebutuhan prioritas.
“Kita tidak berbicara lagi tahun 2026 karena penyusunan APBD sudah berjalan. Sekarang kita arahkan fokus ke program 2027, terutama pembangunan infrastruktur,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Litbang Bappeda Kabupaten Manokwari, Agus Priyanto, juga mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang lebih cepat tahun ini.
“Alhamdulillah, tahun ini kita lebih cepat melaksanakan Musrenbang. Mudah-mudahan setelah ini kita tidak lagi terlambat dalam pelaksanaan fungsi perencanaan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya usulan yang detail dan terukur. Menurutnya, setiap program harus mencantumkan lokasi RT/RW, volume pekerjaan, hingga titik koordinat.
“Jangan lagi pakai istilah satu paket. Kalau drainase, sebutkan panjangnya berapa meter. Kalau lampu jalan, berapa unit. Supaya saat diterjemahkan ke dalam program dinas, jelas dan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Agus.
Ia juga menegaskan bahwa perencanaan harus berbasis kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar keinginan.
“Program yang diusulkan harus benar-benar menggambarkan kebutuhan masyarakat. Bukan keinginan, tapi berbasis kebutuhan,” tegasnya.
Sejalan dengan Visi Pembangunan Manokwari Agus turut memaparkan bahwa arah pembangunan Kabupaten Manokwari mengacu pada visi kepala daerah, yakni mewujudkan Manokwari yang berperadaban, mandiri dan sejahtera dalam bingkai Otonomi Khusus dan NKRI.
Beberapa rencana strategis juga tengah dipersiapkan, termasuk pembangunan alun-alun kota dan fasilitas olahraga, sebagai bagian dari transformasi wajah ibu kota Provinsi Papua Barat.
Musrenbang Kelurahan Padarni dinilai menjadi momentum penting untuk memastikan aspirasi masyarakat terserap sejak awal, terutama dalam menyusun prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2027.

Di akhir Sambutan, Wakil Ketua I DPRK kembali menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kelurahan Padarni atas inisiatif dan ketepatan waktu pelaksanaan Musrenbang.
“Kami berharap setelah ini kita bisa berdiskusi menyampaikan skala prioritas, khususnya infrastruktur. Terima kasih, selamat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Tuhan memberkati dan menyertai kita semua,” tutup Johani.
Dengan semangat kolaborasi dan perencanaan yang lebih disiplin, Kelurahan Padarni dinilai telah menunjukkan contoh baik dalam membangun tata kelola pembangunan yang lebih terarah dan tepat waktu di Kabupaten Manokwari.
Penulis : Marthina Marisan