
Manokwari, TopbNews.com – Harga ayam potong di Pasar Wosi Manokwari mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan ini disebabkan oleh krisis pasokan ayam yang telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.
Desi (49), salah satu penjual ayam di Pasar Wosi, mengungkapkan harga ayam potong naik dari 70 ribu menjadi 90 ribu.
“Sekarang harga ayam kecil saja sudah naik mencapai Rp70.000 hingga Rp90.000 per ekor, kenaikan ini sudah lama, sejak krisis ayam itu”, ujarnya saat ditemui, Rabu (28/1).
Menurutnya, proses distribusi yang panjang turut mempengaruhi harga di tingkat pedagang.
“Kalau ayam segar itu susah karena harus lewat pesawat dari Makassar ke Sorong, lalu dari Sorong pakai mobil ke sini. Itu yang bikin harga sampai naik”, jelasnya.
Terkait ketersediaan stok menjelang bulan puasa hingga Idul fitri, Desi mengaku tidak bisa memastikan apakah stok aman atau tidaktidak, namun tetap tersedia.
Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah ayam potong yang didapatkan kini jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya.

“Dulu tahun 2025, kami bisa potong sampai 50 ekor, tahun 2025 masih lumayan cepat didapat. Tapi sekarang, 50 ekor saja saya bisa sampai tiga hari baru dapat. Ayam hidup kami ambil, kemudian kami potong sendiri”, tuturnya.
Saat ini, Desi mengaku mengambil sekitar 80 ekor ayam, namun kondisi pasar yang sepi membuat penjualan berjalan lambat.
“Empat hari ini pembeli tidak terlalu ramai. Harapan saya, semoga ke depan lebih ramai, karena keadaan sekarang kasihan sekali, sepi”, ucapnya.
Kenaikan harga ayam bukan hal baru di Manokwari. Para pedagang berharap pasokan dapat kembali stabil agar harga di pasar bisa, kembali normal. (*/TOP-02)