
Manokwari, TopbNews.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unipa menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan Papua–Maluku Digital Bootcamp 2025 Roadshow yang digelar Telkomsel pada Jumat (5/12/2025).
Kegiatan disambut hangat Dekan FEB Universitas Papua, Rully N. Wurarah yang menyebut program ini merupakan peluang emas bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan menuju ekonomi digital.
Rully Wurarah menyampaikan rasa syukur karena FEB Unipa mendapat kesempatan menjadi bagian dari program yang menghadirkan edukasi langsung dari Telkomsel.
Ia menekankan mahasiswa kini tidak boleh hanya berfokus pada ekonomi tradisional, sebab pergeseran ke ekonomi digital membuka akses pasar yang jauh lebih luas dan cepat.
Menurutnya, perkembangan digital memungkinkan produk barang dan jasa dari berbagai daerah untuk bersaing secara lebih efektif.
“Kalau kita masih berpikir secara tradisional, kita tidak akan bisa mendapatkan nilai transaksi yang lebih baik. Dengan digital ekonomi dan dukungan Telkomsel, kita bisa melihat betapa besar inovasi yang sedang dibangun,” ujarnya.
Rully juga menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda Papua untuk bersaing di era Industri 4.0, meski infrastruktur digital di wilayah Papua masih berkembang. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam inovasi dan memahami penerapannya dalam bidang yang sedang dipelajari di kampus.
Dekan FEB Unipa turut mengapresiasi penjelasan dari General Manager Household Consumer Business Region Maluku & Papua Telkomsel yang memaparkan peluang digital di bidang ekonomi, sosial, hingga pariwisata. Ia menilai materi tersebut sangat relevan untuk membantu mahasiswa menentukan kapasitas dan minat mereka ke depan.
Rully juga menyambut baik tawaran program pengembangan kapasitas mahasiswa, termasuk kesempatan mendapatkan pendanaan hingga Rp28 juta untuk mendukung inovasi digital mahasiswa.
“Ini adalah kesempatan yang sangat berarti bagi ade-ade mahasiswa sekalian,” katanya.
Rully mengajak mahasiswa untuk aktif memanfaatkan momentum ini. “Jangan pasif. Tunjukkan talenta kalian, cari peluang, dan bangun kerja sama dengan berbagai pihak. Buktikan bahwa talenta dari ade-ade semua memiliki kualitas dan dapat memberikan dampak bagi Papua,” tegasnya. (TOP-02)