SMANSA Cup IX Resmi Ditutup, Bupati Dorong Pembinaan Talenta Muda

Manokwari, TopbNews.com – Turnamen Futsal SMANSA Cup IX yang digelar dari tanggal 4-18 Oktober resmi di tutup oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou di Lapangan Futsal Logam, Sabtu (18/10).

Kegiatan yang digelar oleh alumni SMA Negeri 1 Manokwari ini tidak hanya menghadirkan semangat kompetisi, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, alumni, dan pemerintah daerah dalam membangun masa depan olahraga di Papua Barat.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang hadir menutup secara resmi turnamen bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Alwan Rimosan, menilai SMANSA Cup telah menjadi wadah efektif untuk menyalurkan energi positif generasi muda.

Ia juga menilai, ajang tahunan yang telah menjadi bagian dari kalender olahraga Kabupaten Manokwari ini menampilkan antusiasme tinggi dari pelajar dan masyarakat.

“Kegiatan seperti SMANSA Cup ini sangat strategis karena mendorong anak-anak muda kita untuk berprestasi dan membangun rasa percaya diri. Dari sinilah bibit-bibit atlet lokal akan lahir”, ujar Hermus.

Menurutnya, peran sekolah dan alumni dalam menyelenggarakan kegiatan semacam ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan bisa menjadi motor penggerak pembangunan sosial dan olahraga di daerah.

“SMA Negeri 1 Manokwari telah memberi contoh yang baik. Ini bukan hanya ajang futsal, tetapi wadah pembentukan karakter, sportivitas, dan solidaritas antar generasi”, tambahnya.

Ketua Panitia Turnamen, yang juga perwakilan alumni SMAN 1 Manokwari, menyebut bahwa SMANSA Cup ke-9 ini diikuti oleh puluhan tim pelajar dari berbagai sekolah di Manokwari.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum reuni dan kontribusi nyata alumni bagi almamater.

“Kami ingin menunjukkan bahwa alumni tidak hanya hadir dalam kenangan masa sekolah, tapi juga dalam aksi nyata membangun daerah melalui kegiatan positif seperti ini”, ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Alwan Rimosan, mewakili Gubernur Papua Barat, menyampaikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan oleh peserta dan penyelenggara.

“Turnamen ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tapi tentang memperkuat rasa persaudaraan dan menumbuhkan semangat persatuan di antara generasi muda”, katanya. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!