Kembangkan Pelayanan Tradisional, Dinkes Papua Barat Latih Tenaga Kesehatan Puskesmas

Manokwari, TopbNews.com – Kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan Kesehatan Tradisional yang digelar oleh Dinas Kesehatan Papua Barat memasuki hari kedua, Selasa (23/9), bertempat di ruang Royal 2 Hotel Aston Manokwari.

mostbet

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 103 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional, khususnya Pasal 70 ayat (2) yang menegaskan bahwa masyarakat dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) serta keterampilan secara benar.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional, Ely Kasi, dalam wawancaranya menekankan bahwa pemanfaatan TOGA di masyarakat masih terbatas, sehingga perlu adanya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas sekaligus penguatan pembelajaran kesehatan tradisional.

“Harapan kami, peserta yang mengikuti pelatihan ini nantinya dapat kembali ke daerah masing-masing, baik di kabupaten maupun lokal khususnya di Manokwari, untuk mengembangkan pengetahuan yang diperoleh, memberikan edukasi, serta mengajak masyarakat lebih mengenal tanaman obat keluarga”, ujar Ely Kasi.

Dalam sesi hari kedua, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang konsep kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan, tetapi juga mengikuti pelatihan praktik teknologi pengolahan tanaman obat, termasuk cara menyiapkan ramuan sederhana yang aman dikonsumsi.

Sebagai contoh, tanaman pandan yang direbus dapat dimanfaatkan untuk membantu menurunkan resiko hipertensi maupun kolesterol.

Informasi ini diharapkan dapat menambah wawasan tenaga kesehatan sekaligus menjadi bekal edukasi yang dapat disebarkan kepada masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai Puskesmas di Papua Barat.

Para peserta mendapatkan materi dari narasumber, praktik keterampilan, hingga penyiapan fasilitas pendukung
sebelum nantinya mengimplementasikan hasil pelatihan di wilayah kerja masing-masing.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa di sekitar lingkungan mereka tersedia tanaman-tanaman bermanfaat yang dapat digunakan secara benar untuk mencegah maupun mengurangi resiko penyakit. Upaya ini juga bagian dari meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang harapan hidup masyarakat Papua Barat”, tutup Ely. (*)

Penulis : Rian Lahindah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!