
Manokwari, Topbnews.com – Kasus stunting (gagal tumbuh kembang anak) di Distrik Tanah Rubuh mengalami penurunan dari 56 kasus menjadi 9 kasus.
Atas capaian ini, Waki Bupati Edi Budoyo memberikan apresiasi kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS),Tim Pendamping Keluarga dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam keberhasilan ini, serta meminta agar 9 kasus tersisa untuk diselesaikan.
“Sisa 9 kasus ini, menjadi tugas kita bersama untuk serius kita selesaikan. Terutama pak distrik, kepala puskesmas harus dalam jangka waktu 3 bulan harus berhasil menangani persoalan ini,” katanya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Budoyo berharap tercipta komitmen bersama seluruh pihak dalam menanggulangi permasalahan stunting di tanah rubuh.
‘Secara bersama dan melalui program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik.
Dengan adanya bantuan atau intervensi dari pihak pemerintah tentang pemberian bantuan makanan tambahan atau tambahan gizi untuk anak kita yang 9 orang,”ujarnya.
Budoyo menghimbau Kepala Puskesmas, bidan desa, petugas gizi, petugas lapangan dengan tim Posyandu dan tim pendamping keluarga untuk dapat selalu bekerjasama secara sinergis melakukan pendataan bagi bayi dan balita yang berpotensi gagal tumbuh.
Kepada kepala distrik, Budoyo meminta untuk memfasilitasi serta mengkoordinir para kepala kampung serta memastikan kegiatan untuk penurunan stunting di tingkat kampung, serta meminta dana desa sesuai prosedur dapat digunakan untuk kesehatan bagi ibu dan anak.
Penulis : Marthina Marisan
Editor : Tesan
Berita Populer :
Berita Lain :





