
Jayapura, TopbNews.com – Walikota Jayapura, Abisan Rollo mengawali kunjungannya ke 10 kampung adat yang ada di wilayah Kota Jayapura, Papua.
Walikota mengatakan kunjungannya ke setiap kampung akan dilaksanakaan selama tiga hari dan di mulai dari Skouw Sae, Skouw Yambe, Skouw Mabo, Nafri, Tobati, Enggros, Kayou Pulo, Kayu Batu, Yoka dan Waena. Sementara empat kampung lainnya Koya Koso, Koya Tengah, Kampung Moso dan Haltekamp akan dilaksanakan selama satu hari full.
Walikota menjelaskan, safari turun kampung yang dilakukannya dimulai dari “Kampung Negeri Matahari Terbit,” untuk melihat langsung masyarakat disetiap kampung.
“Jangan latihan lain main lain. Ini sekaligus juga bisa dibilang Ondo Rollo turun kampung”, katanya.
Ketua Tim Turun kampung, Everth Meraudje menyampaikan, kegiatan Walikota Jayapura Turun Kampung Tahun 2025, mengusung Tema “Membangun Kota Jayapura mulai dari Gerbang Kampung (Gerakan Membangun Kampung).
“Dengan Slogan ‘Bangun Kampung Bangun Kota Jayapura’ dan ini didasari pada Kebijakan dan Arahan Walikota Jayapura dalam mengimplementasikan program atau kegiatan 100 hari Kerja Walikota dan Wakil Walikota Jayapura untuk mewujudkan Visi Walikota dan Wakil Walikota Jayapura “Terwujudnya Kota Jayapura Sebagai Kota Jasa yang Berbudaya, Religius, Maju, Mandiri, dan Sejahtera Menuju Jayapura Emas”, jelas Plt. Sekda Kota Jayapura ini.
Everth Meraudje menyebut tujuan kegiatan yakni mensosialisasi Visi, Misi, Program/Kegiatan Walikota dan Wakil Walikota Jayapura serta meninjau dan mengevaluasi tingkat perkembangan Kampung.
“Di kampung kampung Walikota akan menerima dan mendengar masukan Ondoafi, Kepala Suku, Aparatur Kampung, Bamuskam, Kelembagaan Masyarakat Kampung dan seluruh Masyarakat Kampung guna penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan mewujudkan Visi Kota Jayapura”, ungkapnya.
Diketahui, kegiatan Turun Kampung Walikota Jayapura Tahun 2025 dimulai pada Senin 19 Mei 2025 hingga 4 Juli 2025 mendatang di 10 kampung adat yang ada di kota Jayapura.

Kegiatan turun kampung akan diisi dengan berbagai pelayanan mulai dari pelayanan Adminduk dari Dinas Dukcapil, Pelayanan Kesehatan Umum dari Dinkes, Pembagian Makanan Tambahan (PMT) dan Bahan Kontak PHBS, Pelayanan kesehatan dari Dokter Spesialis Anak, Dokter penyakit dalam, dan Dokter Penyakit Mata, Dokter mata. Selain itu juga akan ada pelayanan BPJS ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, Pelayanan Pasarurah dari Dinas Perindakop serta Pelayanan Vooging (Pengasapan) yang telah dilakukan H-2 sebelum kegiatan Turkam.
Pemberian bantuan hibah barang yang diserahkan kepada masyarakat di 10 kampung adat berupa, bibit ikan sebanyak 15.220 ekor yang terdiri 10.500 ekor benih ikan air tawar dan benih ikan air laut sebanyak 4.750 ekor, Pakan ikan sebanyak, 2,6 ton atau sebanyak 132 karung, jaring untuk nelayan Kampung Skouw Sae sebanyak 20 buah dari dinas perikanan.
Memberikan bantuan sarana pendidikan bagi anak-anak sekolah dan melakukan peresmian sejumlah bangunan fisik pada 14 Kampung.
Selain itu, Walikota Jayapura akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni disetiap kampung sebanyak 2 unit, sehingga tolal 28 unit untuk 14 kampung bagi masyarakat kampung yang kurang mampu.
Memberikan paket bantuan pangan kepada 100 Kepala Keluarga Penerima untuk keluarga rawan pangan sesuai data BNBA PKE (Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim) untuk 10 kampung adat dengan komponen paket bantuan pangan berupa Beras Premium, Garam Beryodium, telur Ayam, Gula Pasir Kornet dan Ikan kaleng. (*)
Penulis : NatYo