
Merauke, Topbnews.com- Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Merauke, Jumat (13/1) kembali melanjutkan pencarian atas dugaan hilangnya Wilem Goyup seorang pemburu di area hutan di kampung semangga, Merauke.
Pencarian dimulai pukul 06.00 WIT dengan melibatkan 14 personil Linmas dari kampung Muram Sari dan Semangga III distrik Semangga, 4 orang aparat kampung Muram Sari, Babinsa dan 7 orang masyarakat penunggang kuda.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran di sepanjang rute yang biasanya dilalui korban. Harapannya adalah ditemukan jejak atau tanda-tanda keberadaan korban.

Sekitar pukul 07.52 WIT, tim menemukan jejak di tengah hutan berupa jejak kaki. Kuat dugaan ini adalah jejak yang ditinggalkan oleh korban. Namun setelah diperiksa dengan seksama di sekitar temuan jejak, korban tidak kunjung dijumpai.
Hingga sore, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan Wilem. Akhirnya diputuskan bahwa pencarian hari ke-2 ini dihentikan sementara mengingat jarak pandang sudah semakin terbatas.
Diinformasikan sebelumnya bahwa diduga hilang seorang pemburu atas nama Wilem Goyup berusia 49 tahun di hutan Semangga. Wilem dilaporkan meninggalkan rumah tanggal 10 Januari 2023 lalu dan belum kembali dari berburu. Korban terakhir kali terlihat menggunakan baju berwarna coklat dan celana pendek sambil membawa peralatan berburu tradisional berupa anak panah dan busur.
Penulis : Jhon Rogi
Editor : Tesan