
Manokwari, Topbnews.com – Yayasan Aderi Perempuan Papua menggelar pelatihan pembuatan mahkota khas Papua di salah satu hotel di Manokwari pada, Sabtu (18/1).
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan Welmina Ayomi sebagai narasumber yang sudah cukup lama berkecimpung dalam bidang merajut mahkota asli papua.
Ketua Yayasan Aderi Papua, Laurina Waroi, menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Tanah Papua, khususnya Papua Barat.

“Untuk menjadikan UMKM Papua sebagai episentrum UMKM global, inovasi dan digitalisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha,” ujar Laurina.
Dalam sambutannya, Laurina juga menegaskan komitmen yayasan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak di bidang pendidikan dan keagamaan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) asli Papua.
“Kami terus berinovasi dan menjalin kemitraan dengan pemerintah serta pihak lainnya agar dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pelayanan bagi masyarakat,” tambahnya.
Welmina Ayomi menjelaskan bahwa mahkota adalah salah satu identitas utama masyarakat Papua. Ia juga mendorong peserta untuk memanfaatkan keterampilan ini sebagai peluang ekonomi.

“Mahkota tidak akan pernah basi. Jika hari ini tidak laku, besok atau lusa pasti akan ada yang mencari. Apalagi menjelang perayaan acara tertentu, permintaan mahkota selalu meningkat,” ujarnya.
Peserta pelatihan, yang berasal dari berbagai suku daerah, dibagi dalam kelompok untuk menunjukkan karakteristik motif mahkota masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga budaya asli Papua sekaligus meningkatkan penghasilan masyarakat melalui produk kerajinan tradisional. (*)