Terjebak Longsor, Anggota Bawaslu Mansel Jalan Kaki Belasan Kilometer

(Foto : Istimewa/TopbNews.com)

Mansel, TopbNews.com – Menjelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) mulai melakukan penjaringan pengawas tingkat kelurahan.

Dalam rangka tugas ini, Koordinator Divisi Hukum, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Mansel, Muhamad Saleh Safua, bersama stafnya, harus menempuh perjalanan yang menantang dengan berjalan kaki belasan kilometer.

Penjaringan pengawas ini dilakukan dengan turun langsung ke Kelurahan, termasuk ke Distrik Neney, guna melakukan perekrutan pengawas dan memasang spanduk pengumuman di sejumlah titik. Namun, perjalanan tersebut dihadapkan pada tantangan besar akibat longsor yang menutup seluruh badan jalan.

“Pada hari Senin, kami menuju Distrik Neney untuk melakukan perekrutan pengawas dan pemasangan spanduk. Namun, saat kami hendak kembali, Distrik Neney diguyur hujan yang menyebabkan longsor sehingga jalan tertutup total dan kami terpaksa berjalan kaki,” ujar Muhamad Saleh Safua, Kamis (23/5/2024).

Saleh mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 19 titik longsoran tanah yang menutupi jalan Trans Papua Barat, memaksa mereka berjalan sekitar 18 kilometer dari Distrik Neney menuju Distrik Ransiki.

(Foto : Istimewa/TopbNews.com)

“Dari hari Senin, kami tidak bisa melanjutkan perjalanan dan terpaksa bermalam di Distrik Neney selama dua hari sambil menunggu jalan dibuka. Hari ini kami akhirnya memutuskan untuk berjalan kaki kembali ke kantor karena kami kurang persiapan”, tambahnya.

Perjalanan dari Distrik Neney ke Distrik Ransiki memakan waktu sekitar 4,5 jam, dimulai pukul 08.00 WIT dan tiba di Distrik Ransiki pada pukul 12.32 WIT. Perjalanan ini dilakukan tanpa persiapan menginap, sehingga rombongan hanya berbekal pakaian yang dikenakan saat itu.

Selain pakaian, rombongan juga tidak membawa persiapan bahan makanan, yang mengharuskan Saleh dan staf Bawaslu Mansel untuk memutuskan berjalan kaki kembali ke kantor di Distrik Ransiki.

Mantan Anggota Panwas Distrik Oransbari ini menyatakan bahwa perjalanan ini menjadi pelajaran penting bagi mereka dalam menghadapi kondisi tak terduga di lapangan. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!