
Manokwari, TopbNews.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou menegaskan bahwa sesuai jadwal, maka bulan Mei Tahun 2024 dipastikan jadwal proyek pembangunan infrastruktur alih trase jalan dan jembatan melintasi Bandara Rendani akan dimulai.
Penegasan ini disampaikan Bupati usai menggelar tatap muka untuk kelima kalinya dengan warga masyarakat terdampak yang memiliki objek tanah dan bangunan yang akan dilintasi proyek pembangunan alih trase jalan dan jembatan di area bandara Rendani, Jumat (19 April 2024) di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari.
“Pada prinsipnya masyarakat mendukung pembangunan alih trase jalan dan jembatan tersebut. Ini merupakan pertemuan kelima dengan masyarakat terkena dampak,” ungkap Hermus kepada awak media.
Hermus mengakui dalam empat kali pertemuan bersama masyarakat terkena dampak, intinya telah menerima dan mendukung niat pemerintah daerah untuk merubah wajah kota Manokwari.
Selanjutnya, tahapan yang saat ini sedang dilakukan pemkab manokwari adalah menggandeng Unipa dalam penyusunan dokumen DPPT (Dokumen Pengadaan Perencanaan Tanah) bagi kepentingan umum di Kabupaten Manokwari.
“Finalisasi dokumen sudah 95% rampung, bahkan tadi dalam pertemuan bersama masyarakat terkena dampak sudah mendapat klarifikasi. “Dokumen DPPT sudah dibahas bersama masyarakat terkena dampak. Sudah ada klarifikasi dari masyarakat terkait berapa banyak objek yang dimiliki dan luasan yang dimiliki masyarakat yang masuk dalam objek,” sebut Hermus.
Bupati berharap, setelah tim KJPP turun lapangan melakukan penilaian objek berdasarkan DPPT, maka dipastikan pada Mei mendatang pembangunan alih trase jalan dan jembatan Rendani sudah dapat berjalan.
“Kita berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama di awal bulan Mei sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama pembangunan alih trase jalan dan jembatan menuju Bandara Rendani sudah bisa dilaksanakan. Sebab sumber keuangan dari APBN, khususnya melalui Kementerian PUPR sudah tersedia,” harap Hermus.
Penulis : Hengky Kadiwaru