Kantor Otonom Provinsi Papua Dipalang, Ada Apa

Jayapura, TopbNews.com – Sejumlah warga yang tergabung dalam Solidaritas ASN dan Masyarakat Papua memalang Kantor Otonom Provinsi Papua.

Aksi Pemalangan dilakukan sejak pukul 20.34 WIT malam, Selasa 2 April 2024.

Berdasarkan pantauan TopbNews.com Hingga pukul 10.00 WIT pagi, Kantor Otonom Provinsi Papua masih dipalang.

Pemalangan dilakukan berkaitan dengan proses pelantikan pejabat Eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, beberapa waktu lalu.

Informasi yang dihimpun, perwakilan solidaritas ASN dan masyarakat papua yang diwakili Herry Asso menuntut agar Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun dan Pj Sekda Papua, Derek Hegemur segera dicopot.

“Kami harap Pj Gubernur dengan Sekda harus dicopot segera malam ini harus dicopot itu tuntutan kami”, ujarnya.

“Lumpuhkan semua aktivitas pemerintahan di Provinsi Papua sebelum kami turun di Kantor Gubernur. Malam ini kita akan mulai mengunci ini sebagai simbol untuk besok ke kantor gubernur dengan seluruh OPD yang ada di 42 dinas yang ada di Provinsi Papua mudah-mudahan hal ini menjadi suatu Perhatian untuk kita semua,” katanya menambahkan.

Pantauan di lapangan terpampang sebuah spanduk pada gerbang yang dirantai depan halaman kantor otonom.

Berikut isi tuntutan yang dituangkan dalam spanduk yang dipasang oleh Solidaritas ASN Provinsi Papua :

  1. Meminta Pj Gubernur Papua membatalkan SK Pelantikan Eselon III di lingkungan Pemprov papua tanggal 15 maret 2024.
  2. Meminta Pj Gubernur tidak melakukan pelantikan eselon II dan eselon IV
  3. Presiden RI segera copot Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun
  4. Ridwan Rumasukun stop nepotisme
  5. Ridwan Rumasukun hentikan seluruh proses pelantikan.

Akibat pemalangan itu, sebagian aktivitas perkantoran lumpuh, dan mengakibatkan Pegawai di lingkungan kantor otonom tidak dapat berkantor. (*)

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!