
Sorong, TopbNews.com – Ketua Badan Kehormatan Majelis Rakyat Papua (BK-MRP) Provinsi Papua, Dorince Mehue, SE menegaskan bahwasanya usulan pembentukan asosiasi Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua wajib dilaksanakan.
“Asosiasi MRP se-Tanah Papua Wajib Dibentuk. Wadah asosiasi MRP se-Tanah Papua sangat penting hadir dan dibentuk dalam rangka menghimpun dan mengkonsolidasi MRP se-Tanah Papua,” aku Dorince saat diwawancara TopbNews.com di Sorong. Menurutnya, hal tersebut menindaklanjuti hasil rekomendasi Berita Acara Rapat Koordinasi MRP Se-Tanah Papua yang digelar, Kamis 28 Maret 2024 di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Dorince menegaskan, apa saja yang harus disiapkan dan bagaimana fokus kerja asosiasi kedepan dalam bingkai amanat Undang-Undang Otonomi Khusus untuk memperjuangkan politik Orang Asli Papua adalah kesatuan dan kebersamaan.
Sesuai Firman Tuhan dalam Mazmur 133 : “Kalau Kita Hidup Rukun Dan Bersatu, Maka Kesanalah Berkat Tuhan Diperintahkan”.
Sedikit menilik ke belakang, Dorince menyebut, 5 tahun lalu hanya 2 provinsi yang memiliki lembaga kultur dalam ranah Undang-Undang Otsus. Pasca UU Otsus Nomor 1/2001 mengalami perubahan pertama menjadi UU Otsus Nomor 2, maka terjadilah proses pemekaran menjadi 4 provinsi yang memiliki lembaga kultur. Dengan kondisi ini, Dorince menyebut, pemekaran berbasis wilayah adat sangat penting untuk tetap bersatu sekalipun berbeda provinsi.
Menurut Dorince, pertemuan MRP se-Tanah Papua di Kota Sorong yang diinisiasi MRP Papua Barat Daya merupakan agenda penting dan sangat bersejarah. Karena pertemuan ini lahir 9 butir kesepakatan pemenuhan hak dasar orang asli papua dalam bidang politik yang akan menjadi tugas dan tanggungjawab MRP se-Tanah Papua untuk diperjuangkan.
“Terima kasih kepada MRP Papua Barat Daya yang telah menghimpun dan mengumpulkan seluruh MRP se-Tanah Papua. Kedepan asosaisi yang akan dibentuk akan memberikan penguatan bagi seluruh MRP se-Tanah Papua,” akunya.
“Kita melihat ketika MRP se-Tanah Papua memiliki wadah yang dinamakan asosiasi Majelis Rakyat Papua se-Tanah Papua dan juga rencana pembentukan Kaukus DPR Otsus se-Tanah Papua, maka akan menjadi 1 kekuatan besar, dimana diyakini seluruh anggota MRP di Tanah Papua dapat memperjuangkan hak-hak politik OAP.” ungkap Mama Dorince.
Ia mencontohkan, kasus Pileg tahun 2024 kemarin, hasilnya dirasakan oleh OAP tidak sesuai harapan. Karena itu, Rakor MRP se-Tanah Papua jelas dan tegas memberikan rekomendasi bahwa hak politik OAP yaitu 80 % menjadi hak mutlak OAP dan 20% adalah hak saudara-saudara Non OAP.
Kata Dorince, Rakor di Kota Sorong juga sebagai jawaban keluh kesah dan pergumulan hak-hak politik OAP dan hak lain dan situasi yang terjadi seantero tanah papua. “Ketika internal MRP masing-masing provinsi berbicara, maka ada hal-hal yang prinsip dan butuh kebersamaan dan kekuatan serta kesatuan, sehingga asosiasi inilah yang akan mendorong dan memperjuangkan semua yang menjadi hak politik OAP,” ucapnya.
Disinggung agenda lanjutan Rakor yang akan digelar di Jayapura usai hari raya Idulfitri, Dorince menjelaskan pihaknya terlebih dahulu akan melaporkan hasil kegiatan Rakor di Kota Sorong bersama unsur pimpinan dan 42 anggota MRP Provinsi Papua.
“Kepastian Rakor di Jayapura akan ditindaklanjuti dengan melaporkan hasil rakor di Sorong kepada unsur pimpinan dan 42 anggota MRP Papua. Setelah itu barulah diinfokan kepastian tanggal pelaksanaan rakor di Jayapura Provinsi Papua,” ucap Dorince.
Dorince menambahkan, Rakor di Jayapura diagendakan akan membahas struktur organisasi asosiasi MRP se-Tanah Papua dan pembentukan asosiasi harus segera dilakukan mengingat jadwal dan pelaksanaan Pemilukada Provinsi dan Pemilukada Bupati dan Walikota di Tanah Papua sudah berjalan.
“Di Jayapura nanti akan dibahas bagaimana struktur Asosiasi MRP se-Tanah Papua. Kenapa harus di Jayapura, karena provinsi Papua merupakan mama dan induk dari pemekaran provinsi, sehingga untuk membentuk asosiasi ini harus kembali menjadi mama yang melahirkan atau kaka sulung. Sehingga wadah ini dapat diberkati dan menjadi berkat serta menjawab harapan OAP,” tegas Dorince.
Semua OAP aku Dorince berharap ada berkat istimewa yang dapat dinikmati, sehingga saat kumpul di Jayapura semua MRP se-Tanah Papua harus bersatu. “Kita Kumpul di sorong juga Karena semua ada dalam kerendahan hati dan dapat menyepakati harapan asosiasi,” Pungkasnya.
Penulis : Marthina Marisan