Dukung Manokwari Kota Hijau, 500 Anakan Pohon Mangrove Disebar

Manokwari, TopbNews.com – Dalam upaya mendukung Kabupaten Manokwari “Kota Hijau”, sebanyak 500 anak pohon mangrove disebar pada kawasan hutan mangrove Sowi IV Pantai, Distrik Manokwari Selatan, Sabtu (25/11).

mostbet

Aksi penghijauan ini kolaborasi Yayasan Institut Sumber Daya Dunia (World Resources Institute Indonesia, WRI Indonesia), OPD Pemkab Manokwari dan Komunitas Mangrove Sowi Pantai (Sopan). Kegiatan dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2023.

Kabid Pengendalian Pencemaran, Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Pengaduan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Manokwari, Yohanes Ada’ Lebang menjelaskan, seluruh bibit disiapkan BPDAS Remu Ransiki. Tujuan kegiatan sebagai upaya menjaga dan mengembalikan ekosistem Mangrove di pesisir Manokwari.

Disisi lain melakukan pelestarian hutan mangrove untuk meningkatkan daya dukung lingkungan maupun Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Sejak kawasan hutan mangrove Sowi IV kita bina Tahun 2021 dan membentuk Komunitas Mangrove Sowi Pantai, sudah banyak perubahan. Masyarakat mulai mandiri dan ekonomi keluarga meningkat. Ekosistem hutan mangrove mulai terjaga dengan kesadaran bersama warga,” sebut Lebang.

Project Officer WRI Indonesia Regional Papua, Elisabeth L. Pasapan menjelaskan, kehadiran mereka untuk membantu melestarikan, mengelola, dan memulihkan hutan di dalam kota, hutan di sekitar kota (hutan di daerah aliran sungai), dan hutan yang jauh dari kota (hutan tropis).

“Kami hadir meningkatkan kesadaran akan manfaat hutan dan infrastruktur alam terutama untuk iklim, air, keanekaragaman hayati, serta kesehatan dan kesejahteraan manusia. Kami melakukan hal tersebut dengan menginspirasi tindakan dan keterlibatan politik, memberikan bantuan teknis dan peningkatan kapasitas, serta memfasilitasi analisis ekonomi, keuangan, dan investasi,” ungkap Elisabeth.

Ia berharap program yang telah berjalan dapat bermanfaat untuk pembangunan Kabupaten Manokwari. Dirinya berharap ada monitoring dan evaluasi serta partisipasi masyarakat.

“Semoga kedepan dapat bersama-sama kembali dalam berbagai program yang telah dilaksanakan salah satunya penanaman Mangrove yang telah dilakukan selama 2 tahun sebagai potensi RTH yang baik dan menjaga habitat serta ekosistem. Terima kasih untuk support yang telah diberikan baik dari pemerintah daerah, masyarakat dan mitra serta semua pihak untuk program tahun 2023,” ucap Elisabeth.

(*/Red)

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!