
Kota Jayapura, TopbNews.com – Sebanyak 90 Siswa/siswi SMA Unggulan Taruna Cenderawasih Jayapura, dilepas untuk mengikuti Masa Basis (masa pembentukan karakter dan penyesuaian diri siswa baru) di Rindam XVII Cenderawasih, Senin (7/7/2025).
Pelepasan siswa dilakukan Ketua Yayasan Gema Valentine Papua, Nerlince Wamuar sebagai pendiri sekaligus penggagas sekolah berbasis asrama di Kota Jayapura.
Ketua Yayasan Gema Valentie Papua, Nerlince Wamuar mengatakan, SMA Unggulan Taruna Cenderawasih merupakan Sekolah Taruna yang seluruh pembiayaannya gratis.
“Sebagai sekolah baru, sekolah ini telah menerima siswa dengan jenjang pendidikan SMA yang diberi nama SMA Unggulan Taruna Cenderawasih, dengan jumlah siswa sebanyak 90 orang,” katanya kepada awak media.

Dikisahkan awal pendaftaran siswa berjumlah 105 siswa, pasca melalui beberapa tahapan seperti tes narkoba, psycotest, tes kesehatan dan tes fisik yang lolos hanya 90 siswa.
“90 siswa ini merupakan putra putri asli port numbay dan merupakan warga kota jayapura,” tuturnya.
Seluruh siswa akan mengikuti pendidikan selama satu bulan di Rindam XVII Cenderawasih. Untuk kurikulum yang digunakan adalah 60 persen akademik dan 40 persen pendidikan terhadap mental dan fisik.
“Para siswa siswi di SMA Unggulan akan dididik oleh 16 tenaga pendidik dari Kodam XVII Cenderawasih dan semuanya sudah ditugaskan Bapak Pangdam untuk mendampingi para siswa selama 3 tahun kedepan,” sebutnya.
“Dengan delapan pasang seragam, tiga pasang sepatu, selama berada di asrama makan minumnya semuanya gratis. Dan kami pihak yayasan juga telah melakukan MOU dengan Kodam XVII cenderawasih dan Pemerintah Kota Jayapura dimana pendidikan dibiayai menggunakan dana otsus pada dinas pendidikan kota jayapura untuk mendukung proses belajar mengajar di kota ini,” paparnya.

Kepala Urusan Operasional Pendidikan di Rindam XVII Cenderawasih, Kapten Inf. Joko Sulistyo mengucapkan terimakasih kepada ketua yayasan gema valentine papua yang telah mempercayakan Kodam XVII cenderawasih melatih para siswa SMA Unggulan Taruna Cenderawasih.
“Saya bersama seluruh pelatih merasa terhormat mendapat kepercayaan dari ketua yayasan untuk mendidik anak SMA Unggulan Taruna Cenderawasih dan mereka terlihat penuh semangat yang luar biasa ya,” katanya.
Dia menyebut pihaknya akan mengajar dan melatih para siswa semaksimal mungkin, sehingga ketika mereka lulus bisa menjadi pemimpin yang berintegritas tinggi.
“Tahap pembimbingan dan pengasuhan kami mengacu kepada bidang militer yakni tri pola dasar mulai dari sikap prilaku siswa, ketrampilan dan jasmani. Tentunya kami standarkan dengan kemampuan setiap siswa dan mengacu pada hasil tes mereka sehingga dalam pelatihan kami dapat mengontrol arah pembinaan dan pelatihan yang akan kami laksanakan,” sebutnya.
Sementara itu Ulrike salah satu orang tua siswi mengatakan merasa senang dengan adanya SMA Unggulan Taruna Cenderawasih.
“Kalau melihat mereka harus menempuh pendidikan di rindam selama 1 bulan ada rasa sedih dan terharu. Tapi saya yakin semua yang dilakukan adalah untuk yang terbaik bagi seluruh siswa siswi agar dapat mandiri berdaya saing dan kelak menjadi pemimpin yang hebat,” pungkasnya.
Penulis : NatYo