66 Persen Pola Sarapan Remaja Masih Berkualitas Rendah

Kepala Kantor UNICEF Papua dan Papua Barat, Aminudin Ramdan (Foto : NY/TopbNews.com)

Jayapura, TopbNews.com – Mitra Yayasan Pembanguan Pendidikan dan Kesehatan (YP2KP) Papua serta Unicef Papua menggandeng Pemerintah Kota Jayapura menggelar pelatihan sarapan sehat bagi guru dan kelompok masak Batch II di Kota Jayapura, Rabu (20/9).

Kepala Kantor UNICEF Papua dan Papua Barat, Aminuddin Ramdan mengatakan, pelatihan Batch II ini Tujuan utamanya adalah untuk mempersiapkan rekan-rekan dari kelompok masak Tim Penggerak PKK, maupun pendamping UKS, UKM di tingkat sekolah untuk bisa menjalankan program pemberian sarapan sehat yang menjadi bagian dari aksi bergizi di sekolah mereka.

“Pada Batch I kita menyasar anak-anak Sekolah Dasar (SD), sementara pada Batch ke II kali ini kita menyasar anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) karena ada beberapa alasan, ada target jangka pendek dan jangka panjang, kalau kita bicara target jangka pendek melihat data saja ada sekitar 47 persen anak yang belum memenuhi kebutuhan energi minimal disaat sarapan bahkan ada sekitar 66 persen anak yang sarapan dengan kualitas yang rendah,”ujarnya.

Menurutnya, ini menunjukkan pola makan anak-anak remaja yang masih belum baik, dan tentunya akan berakibat kepada banyak hal antara lain adalah kebutuhan zat besinya yang tidak mencukupi.

Ass III Kota Jayapura, Amos Solossa saat membuka kegiatan pelatihan (Foto : NY/TopbNews.com)

“Kita juga ada pemberian program tablet tambah darah, karena banyak kasus ditemukan pada anak remaja Puteri masih mengalami anemia salah satunya dikarenakan asupan gizi yang tidak memadai, hal ini tentunya akan berdampak kepada masa depan mereka kalau nantinya mereka akan menjadi ibu dan melahirkan anak-anak mereka tentunya mungkin akan mengalami nutrisi yang kurang baik sejak dimasa kandungan dan ketika mereka lahir,” jelas Aminuddin.

“Kami berharap ini bisa diperluas lagi programnya ketika anak-anak itu pulang ke rumah mereka bisa mendorong keluarga mereka untuk bisa memenuhi asupan gizi atau pola makan yang bergizi di rumah mereka,” tambahnya pada kegiatan yang akan dilaksanakan selama 3 hari ini (20 – 22 September 2023).

Sementara itu mewakili Pj Wali Kota, Asisten III Kota Jayapura Amos Solossa, usai membuka secara resmi pelatihan mengatakan, Sarapan adalah waktu yang sangat penting, karena tubuh mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk memulai aktivitas sehari-hari.

“Dengan sarapan yang sehat kita dapat meningkatkan konsentrasi daya ingat dan produktivitas kita, sehingga tujuan dari kegiatan hari ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk menciptakan sarapan sehat lezat dan bergizi,” katanya.

Pelatihan ini juga akan menjadi platform untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan antar peserta, karena para peserta diyakini memiliki ide dan resep kreatif yang dapat menginspirasi. (*)

Penulis : NatYo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!