4500 Personel Siap Amankan Kunjungan Presiden ke Papua

Personel Gabungan Saat Meninggalkan Lapangan Upacara Usai Apel Pasukan, di Lapangan Densipur Waena Selasa 4/7/2023. (Foto : Natalia/TopbNews.com)

Jayapura, TopbNews.com – Sebanyak 4500 personel gabungan TNI Porli dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Presiden ke Papua, Rabu (5/7) besok.

Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Dedi Hardono mengatakan, personel ini akan disiagakan disemua titik yang dikunjungi Presiden. Dimana presiden rencananya akan berkunjung ke Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, mulai 5 Juli hingga 7 Juli 2023.

“Semua titik telah kita plotingkan, terutama saat Presiden berkunjung ke Kantor Gubernur membuka Festival Papua Streat Carnival, dan ke Kabupaten Keerom memanen Jagung,” kata Danrem, usai memimpin apel Pasukan di Lapangan Upacara Densipur Waena, Selasa (4/7) pagi.

Personel lanjut dia, akan bersiaga mulai dari Bandara Sentani sampai di Kabupaten Keerom, serta titik lain sesuai jadwal kunjungan Presiden. Adapun titik-titik yang berindikasi rawan telah diantsipasikan dengan mensiagakan pasukan-pasukan tertentu.

“Siaga pasukan sudah mulai hari ini, (Selasa red), kita pastikan tiap titik pasukan akan siap siaga,” ujar Danrem.

Danrem mengatakan, semua pasukan harus menjalankan fungsi dan tugasnya dengan maksimal, sehingga rangkaian kunjungan Presiden nantinya dapat terlaksana dan berjalan dengan baik, sesuai dengan harapan.

“Selain itu perkuat koordinasi antar bagian dan laporkan secara hirarki apabila ada kejadian menonjol. Serta ciptakan situasi yang kondusif di wilayah tugas dan tanggung jawab masing-masing. Utamakan tindakan soft power dan persuasif dan juga hindari tindakan reaktif yang berlebihan,” katanya.

“Saya berharap dengan dilaksanakannya apel kesiapan pengamanan ini, terwujud kerja sama dan sinergitas yang baik antar aparat terkait, sehingga dapat mengantisipasi secara dini dan cepat,” tandasnya. (*)

Penulis : Natalia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!