
Manokwari, TopbNews.com – Usai ibadah Natal bersama keluarga besar KPU se-Provinsi Papua Barat yang digelar, Kamis (9/1) malam, Ketua KPU PB, Paskalis Semunya menyampaikan rasa bangga dan terharu karena berakhirnya tugas KPU PB dalam rangkaian proses pesta demokrasi rakyat secara serentak yang digelar Tahun 2024.
Semunya mengaku lega karena diakhir tahun dan memasuki awal tahun dirangkai dengan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih pada Pilkada Serentak Tahun 2024 kemudian dilanjutkan dengan rangkaian perayaan Natal keluarga besar KPU se-Papua Barat.

Dirinya berharap Natal ini dapat mengandalkan Tuhan dalam berbagai urusan dan menjadikan keberagaman sesama umat beragama.
“Karena kerja Baik, Tuhan Sayang. Lupakan proses sengketa. Mari percaya dan dekatkan diri dengan kekuatan Tuhan,” ucap Paskalis Semunya disambut ucapan Aamiin dari tamu undangan.

Kata Paskalis, ada 3 arti penting terkait kebebasan yang patut diingat dan dicamkan oleh seluruh staf KPU se-Papua Barat. Pertama adalah mengingat diri untuk melihat kondisi di Penjara. Paskalis berharap arti kebebasan perlu berhati-hati dengan menggunakan anggaran negara dengan sebijak-bijaknya. Jangan sampai membuat kesalahan.
Hal kedua adalah mengingat atau perlu mengunjungi rumah sakit. Karena dengan melihat langsung kondisi rumah sakit, kita akan mengingat kondisi kesehatan dan dampaknya.

“Jangan sampai bekerja kemudian sakit. Ingatlah selalu kesehatan. Karena kesehatan adalah hak utama, agar tidak mengalami kendala dalam bekerja dengan kesehatan,” sebut Paskalis.
Hal Ketiga yang harus dikunjungi adalah Bandara atau pelabuhan. Pada lokasi tersebut terlihat keadaan tatkala bertemu dan kondisi tatkala harus berpisah.
“Ada pertemuan pasti ada perpisahan. Karena itu penuhi hati dan bekerja dengan cinta dalam keluarga besar KPU se-Provinsi Papua Barat,” terang Paskalis. (Redaksi)