
Manokwari TopbNews.com – Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Kampung Tingkat Regional Provinsi Papua Barat Tahun 2025 resmi dibuka, Selasa (24/6), bertempat di Ballroom Aston Niu, Manokwari.
Ketua Panitia, Fajar Nurfirnansyah, dalam sambutannya menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan ini, yakni mengacu pada Surat Deputi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Nomor PE0209S117D3042025 tertanggal 17 April 2025.
Surat tersebut berisi tentang pelaksanaan agenda prioritas pengawasan dan prioritas triwulan II tahun 2025. Kegiatan ini juga dilandasi oleh Surat Tugas Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat Nomor PE.13.02/ST_0207 PW27/32025 Tahun 2025.
Dengan mengusung tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memperkuat sistem pengelolaan keuangan kampung atau desa secara menyeluruh di Provinsi Papua Barat.
Fajar menjelaskan, tujuan utama workshop ini antara lain adalah:
- Memperoleh informasi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan keuangan desa di tingkat kabupaten.
- Meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dan perangkat desa dalam tata kelola keuangan.
- Mendorong penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
- Mendorong pembangunan serta pemberdayaan sumber daya manusia di tingkat desa/kampung.
- Mendukung transformasi ekonomi desa secara berkelanjutan sesuai dengan kewenangan desa.
- Memberikan rekomendasi strategis dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan desa.
Workshop ini ditargetkan diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari perwakilan kepala daerah, sekretaris daerah, kepala BPKAD, inspektur provinsi dan kabupaten, kepala DPMK, camat/kepala distrik, perwakilan kepala desa, koordinator pendamping desa, dan tenaga ahli desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan keuangan dan pembangunan desa di Papua Barat semakin efektif, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung. (*)
Penulis : Rian Lahindah