
Bintuni, TopbNews.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara menegaskan sinergi lintas sektor kunci meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat membuka Pertemuan Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Selasa (16/6/2026).
“Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan daerah sekaligus investasi strategis untuk mewujudkan SDM unggul, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Wabup menyebut keberhasilan sektor kesehatan tidak hanya dari fasilitas dan tenaga kesehatan, tapi juga kemampuan semua pihak memastikan masyarakat dapat layanan berkualitas dan hidup sehat.
Ia mengapresiasi Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan yang tetap berdedikasi meski menghadapi tantangan geografis, keterbatasan akses, serta dinamika kebijakan dan pembiayaan.

Tantangan ke depan dinilai makin kompleks. Karena itu rakor lintas sektoral jadi momentum memperkuat sinergi, menyelaraskan langkah, dan membangun komitmen bersama untuk pelayanan kesehatan lebih optimal.
Data Dinas Kesehatan semester I 2026 menunjukkan sejumlah persoalan. Penjaringan suspek TBC baru 38%. Kasus HIV teridentifikasi 2.507 dengan 70 kasus baru.
Penyakit tidak menular juga meningkat. Capaian pelayanan sesuai standar baru 31% untuk hipertensi, 36% Diabetes Mellitus, dan 39% ODGJ berat.
“Ini perhatian kita bersama agar pelayanan terus ditingkatkan, baik pencegahan maupun pengendalian penyakit,” katanya.
Wabup menyoroti pemerataan akses di wilayah terpencil. Luas wilayah, geografis menantang, dan keterbatasan transportasi masih jadi kendala layanan merata.
Ia meminta dukungan TNI-Polri, perhubungan, pekerjaan umum, pemerintah distrik dan kampung, serta masyarakat.
Di tengah penyesuaian anggaran, Wabup mengingatkan keterbatasan anggaran tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan.
“Saya tegaskan ke para kepala puskesmas, keterbatasan anggaran bukan alasan turunnya kualitas pelayanan. Tantangan ini dijawab dengan kerja lebih efektif, efisien, dan inovatif,” tegasnya.

Pemkab Teluk Bintuni menetapkan pembangunan SDM dan pelayanan dasar sebagai prioritas. Peningkatan derajat kesehatan harus jadi tanggung jawab bersama.
Wabup mengajak peserta mengevaluasi capaian program, identifikasi tantangan, dan rumuskan langkah strategis terpadu.
“Kita harus memperkuat sinergi lintas sektor agar program kesehatan berjalan optimal demi masyarakat Teluk Bintuni yang Sehat, Energik, Religius, Andal, Smart dan Inovatif SERASI,” tutupnya. (*)
Penulis : Marthina Marisan