Velix Wanggai Bawa Pesan Damai Wapres Pada Perayaan HUT ke-169 Pekabaran Injil di Tanah Papua

Deputi Bidang Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, Velix Vernando Wanggai saat menyampaikan Pesan Damai Wapres pada HUT PI ke-169 Tahun di Pulau Mansinam (Foto : Erik/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin membawa pesan damai saat Perayaan HUT ke-169 Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua, yang berlangsung di Pulau Mansinam Manokwari, Papua Barat, Senin (5/2).

Pesan Wapres diwakili oleh Deputi Bidang Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia Velix Vernando Wanggai.

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan , Velix Wanggai menjelaskan bahwa sesuai dengan tema tahun ini “Kasih Kristus Menggerakan Kemandirian Gereja, Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan” maka Pemerintah Pusat mengapresiasi pelayanan Gereja di Tanah Papua, bahkan sebelum hadirnya negara, pelayanan Gereja di tengah masyarakat memberikan gambaran penyebaran Kasih di Tanah Papua.

Ia mengatakan, Kasih yang disebarkan dalam pelayanan Gereja inilah yang telah menembus perbedaan, menembus batas di pegunungan, rawa, lembah hingga pesisir pantai di Papua. Masyarakat Papua merasakan cahaya terang dalam pelayanan Gereja.

“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Gereja dan para hamba Tuhan yang telah melayani masyakarat, menjadi obor bagi semua orang untuk bangkit hari ini dan kedepan”, kata Velix.

Wapres berpesan, Kasih Kristus yang telah disebarkan oleh Pelayan Gereja di Tanah Papua telah menggerakan kemandirian Gereja, Keadilan dan Kesejahteraan.

“Dalam konteks perencanaan 20 tahun ke depan dan menuju Papua Emas 2045, filosofi keadilan, kedamaian dan kesejahteraan menjadi agenda bersama. Mari, kita yang hadir di Pulau Mansinam, akan menjadi saksi dengan membawa pesan damai bagi semua orang,” jelasnya. (*)

Penulis : Redaksi

Menuju PEMILU 2024

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!