Turis Amerika-Kanada Jelajahi Arfak, Asar Papua Dorong Pegunungan Arfak Jadi Ikon Ekowisata Kelas Dunia

Manokwari, TopbNews.com – Keindahan alam Papua Barat kembali memikat wisatawan mancanegara. Founder Asar Papua, Krif Indou, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah mendampingi wisatawan asal Amerika Serikat dan Kanada dalam paket wisata birdwatching dan hiking menuju Puncak Arfak selama tiga hari dua malam.

mostbet

“Mereka akan memulai trip hari ini tanggal 25 sampai Tanggal 27 April 2026, ini”, Katanya kepada TopbNews.com, Sabtu (25/04).

Kunjungan wisatawan asing tersebut menjadi bukti nyata bahwa Pegunungan Arfak semakin mendapat tempat di pasar wisata internasional, khususnya bagi wisatawan pecinta alam, pengamat burung, dan pencari pengalaman wisata petualangan berbasis ekowisata

Menurut Krif, wisatawan mancanegara datang dengan ketertarikan khusus terhadap keanekaragaman hayati Papua yang selama ini dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia, terutama spesies burung endemik yang hanya dapat ditemukan di kawasan hutan Papua.

“Wisatawan dari Amerika Serikat dan Kanada datang untuk menikmati birdwatching sekaligus hiking menuju Puncak Arfak selama tiga hari dua malam. Ini membuktikan bahwa Papua Barat punya daya tarik wisata alam yang sangat kuat dan diminati pasar internasional”, ujarnya.

Ia menjelaskan, perjalanan wisata ke Arfak bukan hanya menawarkan panorama pegunungan yang indah, tetapi juga pengalaman langsung menjelajahi habitat asli berbagai burung khas Papua, udara pegunungan yang sejuk, serta interaksi dengan masyarakat lokal yang masih menjaga budaya dan kearifan adat.

Krif menilai, tren meningkatnya wisatawan mancanegara yang datang ke Arfak harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk lebih serius membangun sektor pariwisata berbasis potensi lokal.

Menurutnya, sektor pariwisata memiliki efek domino yang besar terhadap perekonomian masyarakat apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Wisata seperti ini bukan hanya soal mendatangkan turis, tetapi juga membuka peluang ekonomi untuk masyarakat. Mulai dari guide lokal, porter, pemilik homestay, penyedia transportasi, penjual makanan, hingga pelaku UMKM semua bisa ikut merasakan manfaatnya”, kata Krif.

Ia menambahkan, dengan promosi yang tepat dan dukungan infrastruktur yang memadai, Pegunungan Arfak memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan Indonesia bahkan Asia Pasifik.

“Kita punya potensi kelas dunia. Tinggal bagaimana semua pihak serius mengelola dan menjaga kawasan ini agar tetap lestari sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat adat dan generasi muda Papua”, tegasnya.

Meningkatnya kunjungan wisatawan asing ke kawasan Arfak dalam beberapa waktu terakhir juga menjadi indikator bahwa pasar internasional mulai melirik Papua Barat sebagai destinasi wisata minat khusus yang menawarkan pengalaman autentik, eksklusif, dan berbeda dari destinasi wisata pada umumnya.

Dengan kekayaan alam yang dimiliki, Pegunungan Arfak kini dinilai bukan sekadar destinasi wisata lokal, tetapi telah berkembang menjadi etalase pariwisata Papua Barat di mata dunia. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!