Tugas Berakhir, Tim Ekspedisi Patriot Serahkan Lima Laporan Strategis Transmigrasi

Manokwari, TopbNews.com — Tim Ekspedisi Patriot yang dipimpin Rinjanti Rahayu Maulani resmi menuntaskan rangkaian tugas lapangan di Kabupaten Manokwari, setelah lebih dari tiga bulan tinggal dan bekerja di lima lokasi yang menjadi fokus pengembangan kawasan transmigrasi.

mostbet

Dalam acara perpisahan yang dihadiri Wakil Bupati Manokwari, sejumlah pimpinan OPD, kepala distrik, serta mahasiswa peserta ekspedisi, Rinjanti menyampaikan rasa syukur dan apresiasi dukungan penuh pemerintah daerah selama proses pelaksanaan kegiatan.

Rinjanti menjelaskan seluruh peserta ekspedisi dalam kondisi sehat selama berada di lapangan, meski harus menghadapi beragam tantangan seperti cuaca, akses lapangan, hingga keterbatasan fasilitas.

Ia menuturkan para peserta mendapatkan pengalaman berharga melalui interaksi langsung dengan masyarakat dan dinamika di lokasi penugasan.

“Kami mungkin meninggalkan Manokwari secara fisik, tetapi saya yakin pengalaman yang anak-anak dapatkan di sini akan mereka bawa sepanjang hidup,” ujarnya.

Dalam penugasan, Ekspedisi Patriot menerjunkan lima tim yang bekerja pada lima fokus kajian. Tim pertama menyusun desain pengembangan komoditas unggulan jangka pendek, menengah, dan panjang di Distrik Sidey.

Tim kedua merancang kebijakan pemenuhan infrastruktur konektivitas dan layanan dasar di kawasan transmigrasi Manokwari Utara.

Tim ketiga menyusun rekomendasi evaluasi kawasan transmigrasi, tim keempat mengerjakan desain model kolaborasi kelembagaan ekonomi, sementara tim kelima fokus pada penyusunan desain penanganan dan pencegahan konflik di kawasan transmigrasi.

Seluruh laporan disusun berdasarkan data lapangan, diskusi kelompok terarah, serta konsultasi dengan OPD dan pemerintah distrik.

Ekspedisi ini merupakan kolaborasi antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Cenderawasih (Uncen).

Dari total 25 anggota, 11 orang berasal dari Uncen, sementara sisa dari ITB.

Keragaman latar belakang pendidikan dan kompetensi para peserta dinilai memberi warna tersendiri dalam proses kerja tim. Sebagian peserta bahkan baru lulus atau baru diwisuda sebelum langsung diberangkatkan ke Papua untuk bertugas.

Dalam kesempatan itu, Rinjanti menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk OPD yang menyediakan data, serta para kepala distrik yang memberikan tempat tinggal dan fasilitas selama tim bekerja.

Ia menegaskan bahwa seluruh target pekerjaan telah diselesaikan 100 persen dan dituangkan dalam dokumen laporan yang tebalnya mencapai hampir satu rim untuk masing-masing kajian.

Rinjanti juga menegaskan bahwa meski sempat menemui beberapa kendala teknis seperti listrik padam dan jaringan yang tidak stabil, situasi tersebut menjadi pembelajaran penting bagi para peserta dalam mencari solusi dan beradaptasi dengan kondisi lapangan.

Ia berharap hasil kerja tim dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Kabupaten Manokwari, khususnya dalam upaya pengembangan dan perencanaan kawasan transmigrasi.

Acara perpisahan ditutup dengan penyerahan dokumen laporan kepada pemerintah daerah serta salam patriot dari seluruh peserta ekspedisi sebagai simbol dedikasi mereka selama menjalankan tugas di Manokwari. (TOP-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!