Tim Gabungan Lakukan Monitoring dan Evaluasi Dana Otsus di Kabupaten Kaimana

Kaimana, TopbNews.com – Ketua Tim Koordinator Monitoring dan Evaluasi (Monev) 2023, Dian S. Come, menyatakan bahwa kunjungan tim gabungan ke Kabupaten Kaimana pada Senin (4/11) dilaksanakan untuk memantau penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar 1% Block Grand, 1,25% spesifik Grand, Dana tambahan Infrastruktur (DTI) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

mostbet

“Tujuan kunjungan ini adalah memastikan bahwa penggunaan dana sudah sesuai dengan perencanaan, penganggaran dan target keluaran di berbagai Perangkat Daerah pengelola Dana Otsus di Kaimana,” ujar Dian.

Beberapa sub kegiatan yang menjadi fokus pemantauan mencakup pengadaan perlengkapan sekolah, alat kesehatan, serta infrastruktur di bidang kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan umum.

Berikut ini adalah rincian sub kegiatan yang menjadi perhatian dalam monitoring,
Senin (4/11) tersebut:

  1. Pengadaan Bahan Habis Pakai di Dinas Kesehatan Kaimana.

Dana Otsus 1,25% ini dialokasikan untuk pengadaan bahan habis pakai di bidang kesehatan dengan target 1.484 paket, dengan pagu sebesar Rp 6.219.767.500.

  1. Pengadaan Alat Kesehatan di Fasilitas Kesehatan

Dinas Kesehatan Kaimana/ RSUD Kaimana menerima dana untuk pengadaan alat kesehatan dengan target 544 unit dan alokasi Rp.5.044.819.981.

  1. Pengadaan Sarana Usaha Perikanan Tangkap di Dinas Perikanan

Untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, Dinas Perikanan mendapatkan alokasi Rp 3.122.231.536 dengan target keluaran 441 unit.

  1. Fasilitas Usaha Mikro di Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UMKM

Dana sebesar Rp.1.750.128.000 dialokasikan untuk pengembangan usaha mikro dan kecil dengan target 356 unit usaha.

  1. Pengadaan Perlengkapan Sekolah di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga

Dana Tambahan Bagi Hasil (DBH) Migas digunakan untuk pengadaan perlengkapan sekolah dengan target 3 paket senilai Rp 498.000.000.

  1. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan di Dinas Pekerjaan Umum

Proyek pembangunan jaringan perpipaan di kawasan perkotaan ini ditargetkan menghasilkan kapasitas 50 liter per detik, dengan pagu Rp 1.100.200.000.

  1. Pelebaran Jalan di Dinas Pekerjaan Umum

Dengan alokasi sebesar
Rp.16.038.666.852, proyek ini menargetkan pelebaran jalan sepanjang 10 km.

  1. Sistem Jaringan Intra Pemerintah Daerah di Dinas Komunikasi dan Informatika

Pembangunan sistem jaringan intra pemerintah bertujuan meningkatkan komunikasi internal dengan alokasi Rp 310.489.200.

Dian menambahkan, “Rencananya Selasa (5/11), dan Rabu (6/11) kami akan melanjutkan monitoring ke beberapa lokasi di Kaimana.” Katanya.

Hasil dari evaluasi ini akan ldijadikan bahan laporan untuk menilai efektivitas penggunaan dana Otsus di berbagai sektor di Kabupaten Kaimana.(*/KY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!