
Jayapura, TopbNews.com – Pemerintah Kota Jayapura bersama TPID lakukan sidak pasar tradisional dan modern untuk memastikan stok bahan pokok menjelang natal dan tahun baru.
Sidak itu terbagi dalam dua tim di beberapa lokasi yang dikunjungi oleh Pj Walikota Jayapura dan Pj Sekda kota Jayapura.
Pj Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi bersama rombongan tinjau wilayah satu yakni Bulog, Pasar Hamadi, Gelael, dan Hipermart Mall Jayapura.
Dalam sidak itu, menurut Robby Awi pihaknya menemukan sejumlah kenaikan harga bapok diantaranya cabai rawit dan tomat.
“Kenaikan yang kita dapat dilapangan itu ada pada rica dan tomat, harganya naik 50 persen dari harga normal, seperti tomat dan rica dari Rp.5 ribu naik ke Rp.30 ribu sekian.
Sedangkan harga Ayam, masih relatif stabil”, ujarnya.
Tak hanya pasar Tradisional, kata Robby, di Hipermart Mall Jayapura untuk ayam, bawang putih, bawang merah dan rica juga mengalami kenaikan.
“Tapi masih dalam keadaan wajar,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, khusus untuk stok gula pasir di pasar modern (Hypermart) semua jenis gula sudah habis.
“Ini menjadi catatan tersendiri bagi kami. kami berharap stok 5 kontainer yang sementara dalam perjanjian bisa sampai dengan cepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dikatakannya, secara umum untuk kenaikan harga dipasar modern dan tradisional menurut pedagang hampir serentak di seluruh indonesia namun stok aman hingga usai hari raya.
“Stok mereka sampai hari raya sampai selesai masih ada, untuk kenaikan teman-teman TPID dari Bappeda sudah catat dan akan melaporkan,” ucapnya.
Sementara untuk beras di Bulog juga stoknya masih aman sebanyak 3 ribu ton.
“Untuk Bulog stok beras cukup dan masih ada juga yang sementara bongkar, sehingga ketersediaan stok beras di kota Jayapura masih cukup demikian juga dengan stok beras bantuan Presisen RI yang akan disalurkan pada bulan desember ini, stoknya masih cukup hingga perayaan hari raya selesai,” tandasnya. (*)
Penulis : NatYo