Situasi Fak-Fak Mulai Kondusif, Warga Mulai Terbuka Bersaksi

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi saat, memberikan keterangan kepada pers, Jumat 25/8/2023 (Foto : Tesan/TopbNews.com)

Manokwari, TopbNews.com – Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi menyampaikan, pasca sejumlah insiden yang terjadi di Kabupaten Fak-Fak, situasi di kota pala mulai aman dan kondusif. Meski demikian, untuk pelaksanaan penindakan ataupun pengungkapan terhadap pelaku, sejumlah upaya telah dilakukan jajaran Polda Papua Barat bersama Polres Fak-Fak.

mostbet

“Kami sudah konfirmasi ke Kapolres Fakfak AKBP Hendriana bahwa situasi Fakfak saat ini sudah aman kondusif bahkan Pak Bupati sudah melaksanakan dua kegiatan masyarakat pentas seni sama karnaval itu menunjukkan bahwa situasi Fakfak sudah mulai aman,” Katanya.

“Kasus ini langsung ditangani Wakapolda Papua Barat beserta timnya dan tim laboratorium forensik (Labfor) sudah melakukan olah TKP lokasi kebakaran dan sudah ada sekitar 80 saksi yang sudah diperiksa nanti akan terus berkembang,” Jelasnya kepada pers, Jumat (25/8).

Adam membenarkan, bila masih ada masyarakat yang takut memberikan informasi, namun saat ini warga mulai terbuka bersaksi. Disinyalir ada indikasi warga diintimidasi sehingga takut memberikan informasi.

“Kami himbau warga untuk terbuka memberikan informasi, kami memberikan jaminan kepada pelapor yang memberikan informasi kepada pihak kepolisian, kita jamin kerahasiaannya. Kenapa kami himbau masyarakat untuk terbuka, tujuannya biar tidak ada lagi kejadian serupa dikemudian hari seperti Itu,” terangnya.

Disinggung soal motif dari kejadian tersebut, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi menyatakan, masih didalami oleh tim. “Hasil pemeriksaan terakhir ada beberapa cuma belum bisa kita sampaikan nanti saja ada rilis dalam beberapa hari kedepan. Termasuk masih mendalami apakah ada rangkaian dalam hal rentetan peristiwa antara kejadian 1 dengan kejadian-kejadian lainnya,” jelas Adam sembari menambahkan, terkait keberadaan polsek di distrik Kramomongga, sudah dibicarakan dengan Kapolda Papua Barat.

“Kemarin sudah dibicarakan sama bapak Kapolda mungkin akan dievaluasi ke depan untuk pembentukan pos disitu,” Pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah peristiwa yang terjadi di Kabupaten Fak-Fak, Provinsi Papua Barat bermula saat kebakaran di SD YPPK St. Lukas Mamur, Distrik Kramomongga, Senin (14/8).

Kemudian pada, Selasa (15/8), terjadi penyerangan dan pembakaran di SMP Negeri 4 Kokas di Kramomongga. Kepala Distrik Kramomongga, Darson Hegemur, mengalami luka parah akibat penganiayaan hingga meninggal dunia di RSUD Fak-Fak. Aksi berlanjut sehari setelah Dirgahayu RI, dimana terjadi pembakaran Kantor Distrik Fak-Fak Tengah, Jumat (18/8).

Penulis : Tesan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!