Sidang Ke-XXXVIII Jemaat Bait-El Yenburwo, Tekankan Kemandirian dan Kasih Kristus Dalam Pelayanan

Numfor, TopbNews.com — Jemaat Bait-El Yenburwo melaksanakan Sidang Jemaat Ke-XXXVIII Tahun 2025 dengan penuh sukacita dan semangat pelayanan.

Kegiatan dibuka Anggota Badan Pekerja Klasis (BPK) GKI Numfor, Carles Aibembrok yang menyampaikan pentingnya sidang jemaat sebagai wadah memperkuat pelayanan gereja serta membangun kemandirian di tengah tantangan zaman.

“Sidang Jemaat bukan hanya forum untuk membahas laporan dan program kerja, tetapi juga saat bagi kita untuk memperbaharui komitmen pelayanan yang dilandasi kasih Kristus. Melalui kasih itu, gereja dapat mandiri dan berperan menghadirkan keadilan, perdamaian, serta kesejahteraan bagi semua,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan tema tahun ini sebagai pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan pelayanan.

“Tema ‘Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan’ mengingatkan kita bahwa kasih harus menjadi dasar dari setiap upaya pelayanan. Kasih yang nyata terlihat dalam kebersamaan, keadilan, dan kesehatian di antara jemaat,” tambahnya.

Sidang Jemaat mengusung subtema “Melalui Sidang Jemaat di Tahun 2025 ini, mari kita membangun kebersamaan dalam kesehatian, keadilan dan kedamaian dengan mewujudkan kasih Kristus dalam pelayanan kita di tengah-tengah jemaat.”

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyematan tanda peserta serta penyerahan palu sidang dari BPK Numfor kepada Pimpinan Sidang, Gr. Delila Rumbrawer.

Sidang diikuti 94 peserta, dari majelis jemaat, dan utusan berbagai sektor pelayanan.

Pimpinan Sidang, Gr. Delila Rumbrawer dalam arahan menyampaikan harapan seluruh peserta dapat mengikuti sidang dengan hati yang terbuka dan semangat melayani.

“Mari kita menjalani persidangan ini dengan rasa tanggung jawab dan kasih, agar setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar menjadi berkat bagi jemaat. Tuhan hadir di tengah-tengah kita, dan melalui kasih Kristus, kita dimampukan untuk bekerja bersama dengan satu hati,” tuturnya.

Sidang Jemaat Ke-XXXVIII Jemaat Bait-El Yenburwo diharapkan menjadi momentum evaluasi dan pembaruan pelayanan, serta melahirkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat kemandirian gereja menuju keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bersama.

Penulis: Marthina Marisan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!