Seminar MD KAHMI, Bupati: Butuh Semua Orang Membangun Manokwari

Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama anggota DPRD Kabupaten Manokwari Romer Tapilatu bersama pengurus MD KAHMI Manokwari usai seminar sehari di Hotel Mansinam Beach, Sabtu (22/7). (Foto: Istimewa/ TopbNews).

Manokwari, TopbNews- Bupati Manokwari, Hermus Indou mengakui akan melakukan sejumlah transformasi atau perubahan mendasar di Kota Manokwari di masa kepemimpinannya. Seorang pemimpin, menurut Hermus harus meninggalkan sesuatu yang bisa dikenang dan monumental.

mostbet

“Pemimpin harus meninggalkan legacy. Jangan pergi tapi tidak meninggalkan bekas kaki,” kata Bupati Hermus Indou saat jadi pembicara dalam Seminar Sehari bertema, “Transfomasi Wajah Kota Manokwari menjadi Kota Modern” yang digagas Majelis Daerah KAHMI Manokwari, Sabtu (22/7) lalu.

Bupati Hermus mengakui perkembangan Kota Manokwari relatif lambat, terutama di bidang infrastruktur. Sehingga menurut dia, sejumlah perubahan harus dilakukan pemerintah. Di antaranya, transformasi kepemimpinan, transformasi kebijakan, infrastruktur, ekonomi, lingkungan dan pariwisata.

“Manokwari itu harus maju dan jadi contoh daerah lainnya. Manokwari masih begini-begini saja dari dulu. Sumber daya manusia kita cukup tapi miskin gagasan. Semua perlu berpartisipasi dan tidak hanya menjadi supporter ataupun reporter. Kita semua harus jadi pelaku. Jangan nanti kita tertinggal lalu mulai salahkan orang lain. Daerah butuh semua orang dalam aspek pembangunan untuk menata masa depan kota ini,” tandas bupati yang juga Mantan Ketua KNPI Papua Barat ini.

Korpres MD Manokwari, Purwanto memberikan cenderamata kepada Bupati Manokwari, Hermus Indou

Dihadapan peserta dari sejumlah ormas dan organisasi kepemudaan, bupati juga mengakui jika sejumlah daerah di Manokwari tidak produktif sehingga belum memberi sumbangsih dalam pertumbuhan ekonomi. Sehingga pemerintah kini tengah berjuang untuk merealisasikan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). “Tanpa perubahan RTRW dan RDTR, kita sulit realisasikan penataan Kota Manokwari. Fungsi kawasan akan kita tata kembali. Macam Teluk Sawaibu itu jadi apa. Sanggeng jadi apa. Dan lainnya. Semua kita tata sehingga ada fungsi-funngsi ekonomi yang bisa didapat,” jelas Hermus.

Selain Bupati Hermus Indou, hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut, Presidium MD KAHMI Manokwari, Heru Joko, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIPA, La Ode Alisya dan Mantan Wakil Bupati Kaimana, Ismail Sirfefa. (*)

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati menyalin tanpa izin!