
MANOKWARI, TopbNews.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat menjadikan momentum Hari Bhakti Pengayoman ke-80 tahun 2025 sebagai titik awal memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan. Dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Jumat (22/8/2025).
Kepala Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Piet Bukorsyom, mengatakan kerja sama dengan perguruan tinggi sangat penting agar mahasiswa memiliki pemahaman hukum yang kuat sejak dini. Menurutnya, generasi muda perlu didorong untuk proaktif dalam menyebarkan wawasan hukum di tengah masyarakat.
“Kesadaran hukum harus ditanamkan sejak di bangku kuliah. Melalui MoU ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga ikut menjadi agen yang membawa nilai-nilai hukum ke lingkungannya,” ujar Piet Bukorsyom.
Selain ruang akademik, kerja sama ini juga akan membuka peluang kolaborasi riset, penyuluhan hukum, hingga praktik lapangan mahasiswa di lingkungan Kemenkumham Papua Barat.
Penandatanganan MoU tersebut berlangsung setelah upacara dan syukuran Hari Bhakti Pengayoman ke-80 di Aula Kanwil Kemenkumham Papua Barat. Acara syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue, serta dihadiri jajaran Divisi Imigrasi, Divisi Pemasyarakatan, dan Kementerian Agama Papua Barat.
Melalui langkah ini, Kemenkumham Papua Barat berharap penguatan literasi hukum di kalangan generasi muda dapat berjalan beriringan dengan tugas institusi dalam memberikan pelayanan hukum dan pemasyarakatan yang lebih baik kepada masyarakat.
Penulis : Rian Lahindah